Surabaya (beritajatim.com) – Investasi menjadi lini bisnis yang terus tumbuh belakangan ini. Banyak program investasi yang makin banyak ditawarkan dan coba disosialisasikan ke masyarakat.
Banyak keuntungan dan kelebihan investasi yang terus dikabarkan ke masyarakat luas. Tentu agar orang makin banyak yang akrab dengan investasi dan mau turut memberikan uangnya untuk diinvestasikan.
Namun, jika tanpa pengetahuan yang cukup, investasi bisa saja malah membuat kita mendapat kerugian. Banyak hal yang harus dipelajari dan difahami sebelum terjun serius ke investasi.
Berikut adalah beberapa istilah dasar yagn perlu dipahami sebelum mulai terjun ke dunia investasi.
Deposit
Ini kata ini mungkin sudah sering kita dengar. Deposit merupakan langkah awal penyimpanan uang pada rekening saham. Penyimpanan uang yang dilakukan tergantung pada saham yang akan dibeli, tapi biasanya ada jumlah minimum uang yang harus dimasukkan ke deposit. Selain itu, rekening saham dikenal dengan Rekening Dana Nasabah atau RDN.
IPO
Kepanjangan dari Initial Public Offering. Arti dari istilah ini adalah saat perusahaan pertama kali melepas saham ke bursa. Biasanya, perusahaan yang melakukan IPO atau go public berarti sahamnya bebas dibeli masyarakat yang tertarik investasi.
Buy and Sell
Jika melihat tulisannya, kita sudah mengerti artinya adalah “beli dan jual”. Ini adalah istilah yang sering digunakan penggiat dunia investasi saat proses beli dan jual saham. Saat kita memutuskan untuk membeli saham, maka berarti kamu masuk ke dalam pasar saham dan mengeluarkan uang membeli saham yang menguntungkan.
Biasanya saat nilai saham naik, kita boleh melakukan “sell” atau menjualnya. Tentu saja hal in akan membuat kita mendapatkan margin dari penjualan. Bukan hanya itu, kita boleh menjual saham yang dimiliki apabila membutuhkan pencairan dana.
Kode Saham
Pertama kali, perusahaan membuka di bursa saham, mereka akan menerima kode saham tersendiri. Kode ini digunakan untuk mengidentifikasi pergerakan saham oleh investor, broker, dan trader pada bursa. Sebagai contoh, $BBCA menjadi kode saham di Bank BCA, atau $UNVR untuk Unilever.
Indeks
Angka yang mengindikasikan harga rata-rata beberapa perusahaan terdaftar dalam satu indeks. Sebenarnya, indeks harga saham dibuat untuk memberikan gambaran bagi investor mengenai performa perusahaan publik. Selain itu, dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) ada 11 indeks saham gabungan yang dipantau oleh investor. [prd/tur]






