Surabaya (beritajatim.com) – Ilmuwan olahraga mengatakan berolahraga pada waktu yang berbeda dalam sehari dapat memberikan manfaat kesehatan dan kinerja yang berbeda.
Misalnya, Anda mungkin merasa tidur lebih nyenyak di malam hari jika Anda berlari di pagi hari, membuat rekor baru saat Anda angkat beban di sore hari, atau meredakan kecemasan saat Anda berlatih yoga malam.
Inilah yang harus Anda ketahui tentang berbagai manfaat kesehatan dari berolahraga di pagi, siang, dan malam hari. Yuk simak!
Olahraga pagi dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak
Olahraga memiliki hubungan yang kuat dengan ritme sirkadian kita. Putaran waktu setiap 24 jam yang mengatur waktu makan, tidur, dan bangun, di antara fungsi lainnya. Aktivitas fisik menjaga ritme sirkadian kita tetap pada jalurnya. Pada gilirannya, ritme sirkadian kita dapat mempengaruhi kinerja fisik kita. Baik olahraga maupun siang hari yang cerah adalah sinyal sirkadian yang kuat. Mereka membantu menjadwalkan pelepasan melatonin, hormon yang bertanggung jawab untuk tidur.
Berkeringat di luar hal pertama di pagi hari menyebabkan pelepasan melatonin lebih awal, yang dapat membuat Anda tidak terjaga di malam hari. Selain itu, sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan di Vascular Health Risk Management menemukan bahwa mereka yang berolahraga di pagi hari memiliki rata-rata tidur yang lebih nyenyak, jika dibandingkan dengan berolahraga di sore atau malam hari.
Olahraga pagi dapat membuat Anda siap untuk hari yang lebih tenang
Olahraga membantu membakar adrenalin, hormon pemicu stres yang memicu response fight-or-flight kita. Kurangnya adrenalin tidak hanya akan membuat kita merasa lebih tenang, tetapi juga dapat meningkatkan produksi endorfin. Endorfin adalah senyawa asam amino yang meredakan rasa sakit.
Berolahraga di pagi hari bisa mengatur hormon suasana hati ini tetap terkendali saat kita memulai hari. Plus, itu dapat memberi Anda rasa pencapaian yang mungkin membantu menyiapkan Anda untuk hari yang lebih tenang dan lebih produktif.
Olahraga pagi dapat menurunkan tekanan darah Anda
Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Vascular Health Risk Management memeriksa 20 orang dengan hipertensi ambang, atau tekanan darah tinggi. Ditemukan bahwa berolahraga di pagi hari mengurangi tekanan darah peserta lebih banyak daripada jika mereka berolahraga di sore hari.
Secara khusus, peserta yang berolahraga di treadmill pada jam 7 pagi, versus jam 1 siang. atau 7 malam, mengurangi tekanan darah rata-rata semalam mereka lebih dari 16%. Memiliki tekanan darah yang lebih rendah dapat mengurangi risiko stroke atau penyakit jantung, dan itulah mengapa para ahli merekomendasikan olahraga teratur untuk meningkatkan kesehatan jantung.(rad/tur)






