Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menambah 1 (satu) unit armada dump truk sampah sebagai upaya untuk mempercepat kinerja mengangkut sampah di Lamongan.
Pasalnya, hingga kini permasalahan sampah masih menjadi momok di lingkungan masyarakat. Sehingga, dengan tambahan armada itu, diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang bersih dari sampah.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa DLH Lamongan kini memiliki 9 armada dump truk sampah dan didukung 4 mobil amrol, yang difungsikan untuk mengangkut sampah di sejumlah titik di kawasan Lamongan.
“Alhamdulillah, kita baru saja melaunching mobil armada yang digunakan untuk mengangkut sampah di sepanjang jalan nasional Babat-Lamongan dan tentu digunakan juga untuk ruas-ruas jalan lainnya,” ungkapnya, usai melaunching 1 unit dump truk sampah di Kantor DLH Lamongan, Jumat (14/10/2022).

Orang nomor satu di Lamongan ini berharap, hal ini bisa semakin mempercepat kinerja pasukan kuning dalam mengangkut sampah, khususnya di sepanjang jalan nasional Babat-Lamongan.
“Harapannya, dengan armada tambahan ini akan semakin mempercepat kinerja teman-teman pasukan kuning. Sukses selalu untuk pasukan kuning dan pasukan hijau Lamongan,” harap Bupati yang akrab disapa Pak YES itu.
Tak hanya melaunching armada dump truk sampah, Pak YES juga menyaksikan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para pasukan kuning dan pasukan hijau DLH Lamongan. BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan bentuk tanggungjawab instansi pemberi kerja dalam memberi perlindungan dan semangat kerja bagi pegawai.
“Dengan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan semakin memberikan rasa aman kepada para pasukan kuning dan hijau. Dengan perlindungan asuransi ini saya harap teman-teman semua lebih semangat lagi dalam bekerja. Tentu semua ini kita lakukan untuk mewujudkan Lamongan semakin Megilan,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala DLH Lamongan Anang Taufik menuturkan, melalui status kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan ini, maka dapat memberikan jaminan pensiun bagi pegawai dan memberikan perlindungan saat bekerja. Mengingat, menjadi pekerja kebersihan tidaklah mudah dan rentan risiko.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bpjs-ketenagakerjaan”]
“Alhamdulillah, sudah tercover semua di BPJS Ketenagakerjaan, pegawai kita sudah semakin terlindungi. Qadarullah, ada salah satu pasukan kuning kita yang baru sebulan sebelumnya terdaftar anggota BPJS Ketenagakerjaan kemudian bulan berikutnya meninggal dunia. Sehingga almarhum tetap mendapatkan santunan kematian dari BPJS ketenagakerjaannya,” papar Anang.
Lebih lanjut, Anang juga menceritakan kejadian yang dialami salah satu pegawainya saat bekerja mengambil sampah yang mengalami musibah.
“Adapun saat petugas kami mengambil sampah dan jatuh dari truk sampah, Alhamdulillah dicover juga dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan asuransi ini kami berusaha memberi perlindungan kepada pasukan yang sangat berjasa membersihkan lingkungan,” pungkasnya. [riq/but]







