Lamongan (beritajatim.com) – Terdapat 10 pelajar asal Kabupaten Lamongan yang mampu menorehkan segudang prestasi dan mengharumkan nama Lamongan, baik di kancah nasional maupun internasional.
Kali ini ke-10 pelajar yang merupakan siswa-siswi terbaik di Lamongan tersebut menemui Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, untuk melakukan dialog secara langsung, di Guest House, Rabu (8/2/2023).
Dalam kesempatan ini, Bupati Yuhronur mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada 10 anak yang memiliki segudang prestasi hingga tingkat Asia itu.
Bahkan, melihat keoptimisan dan keyakinan para pelajar itu, pihaknya bertekad akan terus mendukung para generasi muda Lamongan untuk mengejar cita-citanya dan menjadi generasi yang unggul nan berdaya saing.
“Kami melakukan audiensi bersama 10 anak-anak hebat, hal ini sebagai bentuk penghargaan untuk mereka yang sudah berprestasi. Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan. Now student, next leader,” ujarnya, Rabu (8/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”pelajar-lamongan”]
Selain itu, orang nomor satu di Lamongan juga menuturkan, Pemkab Lamongan terus memfasilitasi dan mensupport para generasi muda Lamongan agar terus mengembangkan potensi yang dimilikinya, salah satunya dengan memberikan 6.874 beasiswa bagi siswa dan mahasiswa Lamongan melalui Program Perintis.
“Anak-anak Lamongan tak boleh takut mengenai biaya untuk bisa sekolah. Ada ribuan beasiswa. Saya sudah infokan, jangan sampai ada anak Lamongan yang putus sekolah karena biaya. Jangan buang kesempatan wajib belajar 12 tahun,” paparnya.
Lebih jauh, Bupati Yuhronur juga meminta kepada para generasi muda Lamongan agar tidak berhenti belajar, terus membuka cakrawala ilmu seluas-luasnya dengan banyak membaca serta menjaga pergaulan yang baik.
Di penghujung acara dialog yang dihadiri pula oleh para guru pendamping itu, Bupati Yuhronur mengaku telah menyerahkan uang pembinaan kepada para siswa-siswa berprestasi yang sudah mengharumkan nama Lamongan tersebut.
“Ayo terus asah kemampuan dan jangan lupa membaca. Saya juga menekankan kepada Pak Kadispendik untuk menggelorakan Gerlamsesaku (Gerakan Lamongan Membaca Sehari Satu Buku), karena membaca sebuah kewajiban untuk anak-anak bisa meraih cita-cita,” tandasnya.
Adapun 10 siswa-siswi berprestasi yang mampu bersaing di kancah nasional dan internasional itu di antaranya :
1. Aletheio Noah Pujakesuma, siswa SDN 3 Jetis, yang mampu meraup prestasi 19 kali baik tingkat nasional dan internasional. Ia juga mencatatkan namanya sebagai peraih medali perak dalam ajang Asia Internasional Mathematical Olympiad (AIMO) tahun 2021.
2. Naiara Zahra Madina, siswi SD Muhammadiyah Sidoharjo, yang meraih merit medals dalam ajang Guangdong Hongkong Macao Greather Bay Area Mathematical Olympiad Head Round 2019-2020.
3. Khaleva Arya Dewantara, siswa SMPN 1 Lamongan yang kerap mendapatkan penghargaan dalam ajang perlombaan. Setidaknya ada 18 perlombaan yang mampu ia taklukkan. Terakhir, ia juga menjadi juara 1 tingkat nasional pada Olimpiade Biologi Indonesia Tahun 2022.
4. Kheyla Tihani, siswi MI Ma’arif NU Sunan Drajat Lamongan
5. Essensa Haqquemulya, siswi MI Unggulan Sabilillah.
6. Syahla Zhafirah Hakim, siswi SMPN 1 Lamongan
7. Almira Rahma Juasih, siswi SMPN 1 Lamongan
8. Zahra Annisa Nur Aulia, siswi SMPN 1 Lamongan
9. Laura Dwi Angelia, siswi SMPN 2 Lamongan.
10. Bintang Mei Syafira siswi SMPN 1 Glagah.






