Surabaya (beritajatim.com) – Pada era ini, menjadi entrepreneur atau pengusaha, mulai banyak dilirik oleh anak muda. Selain tidak terikat dengan pihak lain atau istilah umumnya budak korporat. Entrepreneur juga dinilai bisa lebih mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Terlebih, kita bisa memilih bergelut di bidang yang disuka.
Namun, tidak jarang anak muda yang asal membuka bisnis. Lalu berakhir dengan gulung tikar. Untuk itu, sebelum memulai berbisnis, kalian perlu memperhatikan beberapa hal, yaitu:
· Fokus pada satu peluang bisnis
Perkembangan era digital yang semakin tidak terbendung, membuat orang dengan mudah menemukan peluang bisnis. Saking banyaknya peluang yang ada, tak jarang seseorang mengambil keputusan untuk melakukan beberapa bisnis sekaligus. Tidak ada yang salah dengan hal itu. Namun akan lebih baik, jika kamu fokus pada satu bidang terlebih dulu. Hal ini akan membuat konsentrasimu lebih terarah dan ide-ide kamu bisa berkembang luas.
· Jalani bisnis yang kamu suka
Barang kali kamu pernah mendengar pepatah, Bekerjalah sesuai hobi, maka kamu tidak akan bekerja seumur hidupmu . Maksud dari kalimat itu adalah, saat kita mencintai pekerjaan kita, maka kita akan bekerja dengan senang dan hari tidak menjadi beban.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bisnis”]
Sudah jadi kebenaran umum, jika kita mengerjakan hal yang disuka, tenaga dan pikiran yang dikeluarkan juga akan lebih optimal. Ini karena kita melakukannya bukan atas dasar paksaan, namun keinginan yang diambil secara sadar. Untuk itu, mulailah bisnis pada apa yang kamu suka, bukan karena sedang tren atau ikut-ikutan.
· Kuasai apa yang kamu kerjakan
Memilih untuk berbisnis pada suatu bidang, hal pertama yang harus kamu pastikan adalah penguasaan ilmu di bidang tersebut. Membuka bisnis, kerap mengharuskan kita untuk bekerja sama dengan pihak lain. Untuk itu kita perlu memahami bisnis yang kita geluti, hal itu agar partner bisnis kita yakin untuk menjalin kolaborasi, termasuk mempercayakan modalnya pada bisnis tersebut.
· Hiduplah dengan sederhana
Jangan pernah berpikir untuk membelanjakan keuntungan bisnis kamu untuk sesuatu yang tidak perlu, terlebih hanya untuk mengikuti tren. Tanamkan, bahwa kamu adalah pemula yang membutuhkan uang untuk perkembangan bisnismu. Dengan ini, kamu akan hidup sederhana dan bijak dalam mengalokasikan uang. (Jhn/ian)






