Surabaya (beritajatim.com) – Kabar meninggalnya mantan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga. Tidak terkecuali, bagi keluarga besar PDI Perjuangan (PDIP) partai yang sudah membesarkan putra almarhum Sekjen PDIP Soetjipto Soedjono itu sejak kecil.
Ketua PAC PDIP Lakarsantri John Tamrun mengaku sangat kehilangan. Kata dia, Whisnu meninggal karena sakit. “Jantung mas,” katanya, kepada awak media Minggu (28/5/2023).
Seperti diketahui, Whisnu merupakan salah satu kader terbaik partai berlambang banteng moncong putih itu. Loyalitasnya tidak diragukan lagi. Selain itu, Whisnu dikenal sebagai sosok yang gemar turun ke bawah mendengarkan keluhan masyarakat.
Pada tahun 2013, dia ditunjuk sebagai pengganti Bambang Dwi Hartono yang saat itu menjabat Wakil Wali Kota mendampingi Wali Kota Tri Rismaharini untuk menuntaskan masa jabatan di periode 2010 – 2015. Di periode berikutnya, yakni periode 2015 – 2020, Whisnu yang masih mendampingi Wali Kota Risma kembali mendapat mandat dari warga Surabaya.
Hingga akhirnya, Whisnu yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Jatim menghembuskan nafas terakhir.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/peristiwa/whisnu-sakti-bhuana-meninggal-dunia/
Whisnu sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia. Pria yang juga turut mendaftar sebagai calon legislatif DPRD Jatim itu dirawat di RS Premier. Sayangnya, Whisnu tidak tertolong hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir. [asg/ted]






