Bojonegoro (beritajatim.com) – Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di Sungai Bengawan Solo turut Desa Pagerwesi RT 05 RW 01 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro diketahui. Setelah diidentifikasi korban diketahui bernama Joko Priyo (30) asal Desa Betet Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro.
Kapolsek Trucuk AKP Supriyono mengatakan, hasil identifikasi terhadap mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di Sungai Bengawan Solo sekitar pukul 12.00 WIB tadi sudah diketahui. Mayat laki-laki itu diketahui atas nama Joko Priyo (30) asal Desa Betet Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro.
[berita-terkait number=”5″ tag=”mayat”]
Selain itu, hasil otopsi yang dilakukan di RSUD Bojonegoro juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Sehingga diduga korban meninggal karena kehabisan oksigen akibat tenggelam. “Mayat korban selanjutnya akan diserahkan ke rumah duka,” ujarnya, Senin (26/12/2022).
Sekadar diketahui, mayat laki-laki yang ditemukan tanpa identitas itu kali pertama diketahui oleh anak-anak yang sedang bermain di tepian sungai. Selanjutnya, mayat tersebut ditepikan oleh Kandar, warga setempat dengan menggunakan batang bambu. Saat ditemukan, mayat yang masih memakai kaos dan celana pendek warna hitam itu dalam posisi tengkurap.
Mayat tersebut menurut warga diketahui menepi karena terseret arus di tikungan sungai yang sedang meluap. Aliran sungai yang mengalir deras dengan air berwarna kecoklatan membawa mayat tersebut ke tepian sungai. “Mayat tersebut terseret arus dan menepi,” tambahnya. [lus/kun]






