Malang (beritajatim.com) – Sejumlah pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Stadion Kanjuruhan bertemu dengan Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, Jumat (21/7/2023) siang ini.
“Tadi saya sampaikan kepada bapak Kapolres untuk menjembatani keluh kesah pedagang Kanjuruhan, khususnya penyewa kios dan teman lainnya. Jadi rencananya stadion ini kan direnovasi, paguyuban pedagang kaki lima dan kios sangat mensuport sekali dengan adanya renovasi, sehingga renovasi akan menjadikan stadion kanjuruhan lebih indah lebih bagus,” ungkap Ketua Paguyupan Pedagang Kaki Lima dan Kios Stadion Kanjuruhan, Oscar Amrullah.
Menurut Oscar, pada intinya pertemuan dengan Kapolres Malang hari ini, membahas masalah penempatan relokasi pedagang atau penyewa kios. “Kalau hasil rapat dari Dispora senin lalu, ada tempat untuk relokasi kios. Tapi deadlinenya disampaikan per tanggal 1 Agustus 2023 mendatang harus sudah steril. Tapi tempat relokasinya belum ready sama sekali. Lah penyewa kios ini mintanya nanti sebelum renovasi itu sudah disediakan relokasi untuk penyewa dengan lapak lapak mengikuti besar kecilnya. Sehingga tetap bekerja lagi di stadion,” tegas Oscar.
BACA JUGA:
Aksi Kamisan: Tolak Renovasi Stadion Kanjuruhan
Menurut Oscar, melalui rapat dengan Dispora, sudah diberi gambaran. Hanya saja sejauh ini belum ada eksekusi lahannya. “Maksudnya persiapan dan lain lain itu perlu. Lah kemarin itu disampaikan kepala Dispora maunya ada minta sponsor, katanya anggaran relokasi di Kabupaten Malang fokus untuk Pemilu sama Kesehatan, jadi untuk relokasi masih dicarikan sponsor,” ujarnya.
Oscar berharap, aspirasi Paguyupan Pedagang Stadion Kanjuruhan ini, bisa disampaikan ke Bupati Malang. Sehingga, para pedagang tetap bisa mencari nafkah ketika renovasi Stadion Kanjuruhan dilakukan. [yog/but]






