Sidoarjo (beritajatim.com) – Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Flyover Djuanda. Harapan Jokowi, flyover ini dapat memperlancar konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jokowi mengatakan, konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang jasa dan manusia lebih efisien untuk menekan biaya logistik dan aktivitas daerah menjadi lancar.
“Kita terus membangun dan memperbaiki infrastruktur di berbagai daerah, agar aktivitas dan mobilitas masyarakat semakin lancar,” kata Jokowi di Sidoarjo, Jumat (6/9/2024).
Jokowi menegaskan, pembangunan infrastruktur yang massif diharapkan dapat menekan biaya logistik sehingga bisa lebih murah dan efisien. Dampaknya, perekonomian daerah semakin berkembang dan maju.
“Pada pagi hari ini yang pertama akan kita resmikan flyover Djuanda yang menelan anggaran biaya Rp. 363 miliar lebih,” tegas Jokowi.
Dengan konektivitas yang semakin lancar, kata Jokowi, diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga dapat membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Seperti diketahui, pembangunan Flyover Djuanda bersumber dari APBN itu resmi diuji coba sejak Desember 2023 lalu. Biaya pembangunan flyover bersumber dari APBN (SBSN) senilai Rp 363 miliar yang dianggarkan secara Multy Years Contract (MYC) 2022-2024. [isa/beq]







