Surabaya (beritajatim.com) – Aji Santoso, pelatih Persebaya rupanya berpikir ulang dalam laga melawan Persita Tangerang untuk menurunkan striker asal Belanda, Arsenio Valpoort. Dalam pertandingan 90 menit, Aji Santoso tak mengganti sama sekali peran Samsul Arif di posisi pemain depan.
Menurut Mustaqim, Asisten Pelatih Persebaya dalam konferensi persnya mengatakan jika Aji memiliki pertimbangan untuk tidak menurunkan Valpoort. Harapan akan sosok striker yang memiliki mobilitas tinggi sangat dibutuhkan saat melawan Persita Tangerang dimana sejak berada di tangan Widodo sebagai sang nahkoda tim asal Tangerang ini mulai membaik keadaannya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
“Pertimbangannya kita harap striker yang mobilitasnya tinggi. Jadi agar terbuka pertahanan Persita karena mereka punya compact defense yang sangat bagus sekali, dan disiplin itu yang membuat kita kesulitan. Kenapa tidak memasukkan Valport karena kita harap dengan dibawah striker muncul dan memanfaatkan menjadi gol,”ungkap Mustaqim, Minggu (6/3/2022).
Catatan pemain berusia 29 tahun ini di tim Persebaya memang kurang moncer, beberapa kali diturunkan di putaran kedua BRI Liga 1 pada babak pertama pemain asal Belanda ini masih belun memenuhi ekspetasi Aji Santoso.
Pelatih asal Malang ini rupanya harus lebih bersabar supaya Valpoort lebih bisa menguasai karakter permainan sepak bola Indonesia, serta mengerti tugas seorang striker seharusnya seperti apa. Hingga saat ini, Valpoort hanya menyumbangkan satu gol untuk Persebaya. [way/kun]






