Pamekasan (beritajatim.com) – Operasi serentak dengan sandi Operasi Keselamatan Semeru 2024 yang digagas Polres Pamekasan, menyasar 8 (delapan) jenis pelanggaran berbeda.
Delapan jenis pelanggaran tersebut nantinya akan diterapkan dalam operasi serentak yang dijadwalkan digelar selama 14 hari kedepan, terhitung mulai Senin hingga Minggu (4-17/3/2024) mendatang.
Operasi tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang akibat pelanggaran lalu lintas yang berujung pada kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Sasaran dari operasi ini berupa potensi yang bisa membahayakan dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas, jika melanggar akan kami tindak,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP L Rahmad Budiarto, Jum’at (1/3/2024).
Operasi tersebut juga dilakukan serentak di seluruh wilayah di tanah air, serta titik rawan kecelakaan dijadikan sebagai lokasi operasi. “Operasi ini dalam rangka menekan angka kecelakaan dan fatalisasi lalu lintas,” ungkapnya.
“Namun tidak kalah penting, melalui operasi ini nantinya dapat menciptakan sikap disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya bagi mereka yang berkendara, baik roda dua maupun roda empat,” imbuhnya.
Sementara untuk penindakan nantinya akan dilakukan penilangan denhan sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) statis dan mobile, serta sanksi teguran.
“Jadi dalam operasi ini nantinya kita akan lakukan tindakan tegas bagi para pelanggar, baik berupa teguran maupun tilang (tindakan langsung),” pungkasnya. [pin/kun]
Berikut 8 Jenis Pelanggaran Operasi Keselamatan 2024:
1. Berkendara menggunakan handphone;
2. Pengemudi/pengendara di bawah umur;
3. Sepeda motor berboncengan lebih dari 1 (satu) orang;
4. Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt;
5. Berkendara dalam pengaruh alkohol;
6. Berkendara melawan arus;
7. Berkendara melebihi batas kecepatan; dan
8. Kendaraan yang over dimension dan over loading.






