Surabaya (beritajatim.com) – Kabupaten Lumajang dikenal dengan banyaknya destinasi wisata alam yang memukau, salah satunya adalah Coban Pawon. Air terjun ini, yang juga dikenal dengan nama Antrukan Pawon, menawarkan pemandangan yang unik dan berbeda dari air terjun pada umumnya. Sekilas, bentuknya menyerupai “pawon,” dapur tradisional khas Jawa, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Lokasi dan Akses Menuju Coban Pawon
Coban Pawon terletak di Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit, Lumajang. Lokasi ini berjarak sekitar 22 kilometer dari pusat kota Lumajang, dengan waktu tempuh sekitar 50 menit menggunakan kendaraan bermotor. Dari Alun-Alun Lumajang, wisatawan dapat mengambil rute menuju arah utara, melewati Sukodono hingga mencapai Water Park Lumajang. Di pertigaan dekat lokasi tersebut, ambil arah kiri menuju Wonorejo dan teruskan perjalanan hingga Kantor Desa Kertowono.
Dari Kantor Desa Kertowono, pengunjung perlu menempuh jarak sekitar 4 kilometer lagi. Kendaraan dapat diparkir di rumah-rumah warga setempat sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Trekking menuju air terjun membutuhkan waktu sekitar 30 menit, melalui jalur tanah yang cukup menantang, sehingga cocok bagi pecinta petualangan.
Keunikan Coban Pawon
Yang membedakan Coban Pawon dari air terjun lainnya adalah pengunjung harus memasuki sebuah gua terlebih dahulu untuk menikmati keindahannya. Air terjun dengan ketinggian sekitar 15 meter ini mengalir deras melewati lubang besar yang menyerupai tungku dapur. Udara di dalam gua terasa sejuk dan segar, menawarkan ketenangan setelah lelah berjalan kaki.
Suara gemuruh air yang jatuh menciptakan suasana magis, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi siapa saja yang datang. Selain itu, suasana gua yang alami dan eksotis menjadi latar sempurna untuk berfoto, terutama bagi penggemar fotografi.
Coban Pawon merupakan surga tersembunyi bagi para petualang. Menaklukkan trek yang menantang hingga mencapai lokasi memberikan kepuasan tersendiri. Setiap sudut air terjun ini juga menawarkan keindahan yang cocok untuk diabadikan lewat kamera. Tak heran, tempat ini sering menjadi tujuan para pecinta alam dan fotografer.
Informasi Biaya dan Fasilitas
Kabar baik bagi wisatawan, tidak ada tiket masuk untuk menikmati Coban Pawon. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan di rumah penduduk. Namun, karena belum dikelola secara resmi, fasilitas di lokasi ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu, disarankan untuk membawa perbekalan pribadi, termasuk makanan dan minuman, saat berkunjung.
Catatan untuk Wisatawan
Coban Pawon adalah destinasi yang masih alami dan minim sentuhan manusia, sehingga kebersihan dan kelestarian lingkungan perlu dijaga. Jangan lupa membawa alas kaki yang nyaman dan persiapan fisik yang cukup, terutama karena jalur trekking cukup menantang.
Dengan pesonanya yang unik dan suasana alami yang menenangkan, Coban Pawon menjadi salah satu destinasi yang layak masuk dalam daftar perjalanan Anda saat berkunjung ke Lumajang. Jangan lewatkan pengalaman menakjubkan di air terjun yang menyerupai dapur tradisional Jawa ini! (mnd).






