Pamekasan (beritajatim.com) – Pemblokiran status rekening BCA milik Ilham Wahyudi (39), warga asal Desa Buddih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, karena alasan identik dengan pemilik lainnya.
Pemblokiran rekening tersebut berdasar surat permintaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tertanggal 11 Januari 2023. Sehingga uang sebesar Rp 2,4 juta tidak bisa ditarik atau ditransfer.
Kondisi tersebut juga mengakibatkan pria yang sempat menekuni profesi jual beli burung kebingungan, terlebih baginya jumlah uang tersebut sangat berarti di tengah kondisi usahanya yang tidak menentu.
Bahkan pihak BCA maupun pihak KPK, juga sempat saling lempar tanggungjawab dan membuatnya semakin kebingungan. Padahal dirinya mengaku baru pertama kali berurusan dengan KPK sebagai warga sipil alias bukan pejabat maupun ASN.
“Tadi perwakilan pihak BCA sudah ke rumah, mereka menyampaikan jika nama dan tanggal lahir kami sama dengan orang yang terindikasi kasus KPK,” kata Ilham Wahyudi kepada beritajatim.com, Jum’at (27/1/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”ilham-wahyudi”]
Dari itu pihaknya sangat bersyukur bisa segera mendapat kejelasan dan respon positif atas peristiwa yang menimpanya.
“Nanti akan kami coba, sudah bisa atau tidak mengambil di ATM,” ungkapnya.
Terpisah EVP Corporate Communication & Sosial Responsibility BCA Hera F.Haryn menuturkan, terdapat kekeliruan dalam pemblokiran rekening atas nama Ilham Wahyudi.
Hal ini karena ada kesamaan nama dan tanggal lahir antara nasabah yang ada dalam pemberitaan dengan Ilham Wahyudi yang dimaksud dalam permintaan pemblokiran dari KPK.
“Saat ini pemblokiran rekening atas nama Ilham Wahyudi yang disebutkan dalam pemberitaan telah dibuka,” ujar Hera dikutip dari keterangan resmi di liputan6.com.
[berita-terkait number=”2″ tag=”korupsi-dana-hibah-dprd-jatim”]
Ia mengatakan tim perwakilan BCA juga sudah menemui dan memberikan penjelasan kepada Ilham Wahyudi secara kekeluargaan pada Jumat siang, 27 Januari 2023. Ilham pun telah menerima permohonan maaf dari BCA.
“Perwakilan dari PT Bank Central Asia juga telah menemui nasabah secara kekeluargaan dan memberikan penjelasan terkait kekeliruan pemblokiran rekening nasabah. Nasabah telah menerima penjelasan dan permohonan maaf dari BCA,” kata dia.[pin/ted]






