Surabaya (beritajatim.com) – Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI) kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk “Keajaiban Ramadhan Jilid 2 – IKAPEKSI Peduli Untuk Berbagi, Dari Alumni Menebar Manfaat Untuk Negeri” di Gedung Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Dukuh Menanggal, Surabaya, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Ketua KADIN Provinsi Jawa Timur H. Adik Dwi Putranto serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto.
Acara tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan Keajaiban Ramadhan yang sebelumnya telah diselenggarakan IKAPEKSI di Cikarang pada awal Ramadan lalu.
Ketua Umum IKAPEKSI Pranyoto Widodo mengatakan kegiatan ini menjadi wujud kepedulian para alumni pemagangan Jepang yang tergabung dalam IKAPEKSI untuk terus berbagi manfaat kepada masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami bahwa alumni magang Jepang tidak hanya membangun usaha dan karier, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi kepada masyarakat. Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk menebar manfaat bagi sesama,” ujar Pranyoto dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, IKAPEKSI memberikan santunan dan bingkisan Lebaran kepada 100 anak yatim dan dhuafa.
Dana santunan tersebut merupakan hasil kontribusi dari berbagai pihak, termasuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKAPEKSI dari berbagai provinsi di Indonesia, para alumni pemagangan Jepang, serta para donatur yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial yang digagas oleh IKAPEKSI. Ia juga memotivasi anak-anak yatim yang hadir agar tetap memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik.
“Saya berharap anak-anak semua bisa memiliki cita-cita besar dan suatu saat bisa sukses seperti para alumni IKAPEKSI ini. Pemerintah bersama dunia usaha juga membuka peluang kerja ke luar negeri. Tidak hanya ke Jepang, tetapi juga ke negara lain seperti Jerman, sebagaimana program yang sedang dikembangkan oleh KADIN Jawa Timur,” ujar Sigit.
Ia menambahkan kesempatan kerja dan peningkatan kompetensi generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun masa depan bangsa.
Selain penyerahan santunan kepada anak yatim, kegiatan juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh KH Muhammad Maliki Muhadi.
Dalam tausiyahnya, KH Maliki Muhadi menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai salah satu kunci keberkahan hidup.
“Kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kerja keras dan ilmu, tetapi juga oleh doa orang tua. Oleh karena itu, jangan pernah melupakan untuk berbakti kepada orang tua,” pesannya di hadapan para peserta.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, buka puasa bersama, serta silaturahmi antara para pengurus dan anggota IKAPEKSI dengan para tamu undangan.
Melalui kegiatan ini, IKAPEKSI berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan alumni pemagangan Jepang serta para pelaku usaha di Indonesia.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi bagian dari identitas IKAPEKSI sebagai organisasi alumni yang tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat,” tutup Pranyoto. [beq]






