Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 24 anak di Jatim dipastikan menderita gangguan gagal ginjal akut misterius. Mereka tersebar di dua daerah, yakni Surabaya dan Malang.
“15 Surabaya, 9 Malang (kasus anak yang menderita gangguan gagal ginjal akut misterius di Jatim),” ungkap Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Jatim, dr Sjamsul Arief MARS SpA(K), Rabu (19/10/2022).
Sjamsul mengaku, bahwa saat ini dirinya tidak mengetahui secara pasti, apakah ada anak yang sampai dirawat dan membutuhkan cuci darah. Namun, dia menyebut ada anak yang sempat melakukan hemodialisa (HD) atau suatu terapi cuci darah. “Persisnya saya gak tahu, tetapi ada yang sempat HD juga. Antara RSU dr Soetomo Surabaya atau RSUD Saiful Anwar Malang,” jelasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gagal-ginjal-akut”]
Diberitakan sebelumnya, terhitung hingga 18 Oktober 2022, IDAI menerima laporan adanya 192 anak yang mengalami gangguan ginjal akut misterius. Di Jatim, RSUD dr Soetomo Surabaya juga telah menyiapkan penanganan khusus untuk para pasien pengidap gagal ginjal misterius tersebut.
Rumah Sakit milik Pemprov Jatim tersebut telah menyiapkan ruang hemodialisa dan dokter spesialis. Tentunya, itu juga sesuai petunjuk pelaksanaan dari Kemenkes RI. “Biasanya pasien anak dengan gangguan ginjal hingga cuci darah yang dirawat di Soetomo perharinya di bawah lima, paling satu atau dua,” ujar Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Joni Wahyuhadi. (ipl/kun)






