Hukum & Kriminal

Rutan Kelas II-B Ponorogo Over Kapasitas

Ponorogo (beritajatim.com) – Rutan Klas II-B Ponorogo masih belum memperkenankan kunjungan tatap muka untuk warga binaan (wabin). Kebijakan itu diambil pihak rutan, sejak Kabupaten Ponorogo dilanda pandemi Covid-19 pada pertengahan bulan Maret lalu.

“Hingga saat ini, kami belum membuka kunjungan tatap muka bagi keluarga, kerabat atau teman warga binaan yang ingin menjenguk,” kata Kepala Rutan Klas II-B Ponorogo Arya Galung, Sabtu (22/8/2020).

Kunjungan tatap muka yang belum diperbolehkan itu, diganti oleh pihak rutan dengan kunjungan online. Pengunjung bisa berkomunikasi lewat vidio call kepada wabin. Arya menyebut pihaknya memfasilitasi penuh kunjungan online tersebut. Bahkan jika sebelumnya hanya ada dua komputer untuk vidio call, kini sudah menjadi lima untuk sekali kesempatan kunjungan online.

“Jadi bisa langsung lima pengunjung yang tersambung dengan wabin secara online. Ini salah satu usaha kami untuk meningkatkan pelayanan untuk wabin di tengah pandemi seperti sekarang ini,” katanya.

Selain terkait kunjungan online itu, Rutan Klas II-B Ponorogo membuat kebijakan mengenai wabin layaran. Arya menyebut karena situasinya masih pandemi, pihaknya tidak menerima wabin layaran dari rutan atau lapas lain.

“Sebenarnya saat ini, rutan kami itu over kapasitas. Jadi kami ambil kebijakan tidak menerima wabin layaran, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini,” katanya.

Jumlah warga binaan di Rutan Klas II-B Ponorogo, kata Arya nyaris tiga kali lipat dari kapasitasnya. Kondisi overkapasitas itu belum teratasi sampai saat ini. Dia menjelaskan, kapasitas asli Rutan Ponorogo hanya untuk 107 orang. Namun kenyataannya, jumlah penghuni terus bertambah hingga kini jauh melebihi kapasitas normalnya. Terakhir, jumlah penghuni di Rutan Ponorogo mencapai 298 orang.

“Malah sebagian statusnya masih tahanan, belum warga  binaan,” katanya.

Banyaknya penghuni rutan i i, kata Arya disebabkan oleh pemindahan wabin dari lapas atau rutan  lain. Dia mencontohkan Lapas Klas I-A Surabaya (Medaeng). Dalam setahun ke belakang, Medaeng sering memindahkan warga binaannya ke Rutan Ponorogo.

“Layaran dari Medaeng ini sekitar enam bulan lalu, sebanyak 25 orang,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar