Hukum & Kriminal

Polres Mojokerto Rilis Tersangka Arisan Lebaran Fiktif Rp 1 Miliar

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander merilis penipuan dan penggelapan dengan modul arisan lebaran fiktif.

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto merilis penipuan dan pengelapan dengan modus arisan lebaran fiktif senilai Rp1 miliar. Tersangka Tarmiati alias Mia (42) warga Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ditangkap di rumah kontrakan Desa Sidoarjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada, Selasa (18/5/2021).

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, pengungkapan kasus penipuan dan pengelapan dengan modus arisan tersebut setelah ada laporan korban pada, 15 April 2021. “Arisan dan simpan pinjam yang diberikan beberapa hal menguntungkan kepada masyarakat. Ada dua TKP, di rumah korban dan tersangka,” ungkapnya, Senin (24/5/2021).

Yakni rumah korban Jami’ah di Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro dan rumah tersangka di Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Kurun waktu kasus penipuan dan pengelapan yang dilakukan tersangka mulai bulan Mei 2021 sampai dengan bulan April 2021. Tersangka beraksi kurang lebih satu tahun.

“Tersangka merupakan ibu rumah tangga. Kasus ini berawal pada bulan Mei 2021, tersangka mendatangi para ketua kelompok arisan. Ada beberapa kelompok arisan di Ngoro yang merupakan ibu-ibu, tersangka menawarkan paket arisan dengan menggunakan brosur. Ada beberapa keuntungan dari arisan paket lebaran,” ujarnya.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander merilis penipuan dan penggelapan dengan modul arisan lebaran fiktif.

Kapolres menjelaskan, dengan modus menyerahkan uang yang nantinya akan dikembalikan dan ditambah parcel lebaran. Ada 400 orang yang menjadi korban arisan lebaran fiktif tersangka dengan kerugian Rp1 milyar. Polres Mojokerto juga mendirikan posko pengaduan di Polsek Ngoro agar masyarakat yang menjadi korban bisa melapor.

“Tersangka melarikan dengan suami dan membawa aset, dua kendaraan roda empat pada tanggal 15 April 2021. Alhamdulillah pada tanggal 18 Mei kemarin, Polsek Ngoro bekerja sama dengan Satreskrim Polres Mojokerto mengamankan tersangka di Sragen beserta beberapa barang bukti,” urainya.

Diantaranya, satu unit mobil Daihatsu Avanza nopol S 1481 NI warna hitam, satu unit pick up Mitsubishi Colt nopol S 8587 RA, uang tunai sebesar Rp2,1 juta, buku tabungan bank BNI 46, satu buat ATM BNI 46, buku tabungan Bank BCA, satu buah ATM Bank BCA, buku tabungan Bank BRI dan satu buku tulus berisi catatan pembukuan arisan. “Tersangka dijerat Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 372 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun,” pungkasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar