Surabaya (beritajatim.com) – Usai melakukan serangkaian penyelidikan, Polisi menemukan akun judi online pada Handphone pelaku pengeroyokan di Jalan Kapasari, Sabtu (29/07/2023) dini hari.
Kapolsek Simokerto, Kompol Dwi Nugroho mengatakan bahwa pelaku yang memiliki akun judi online itu adalah Nur Fitri Harianto (29) warga Bubutan. Petugas menemukan setidaknya 3 website judi online yang sering dimainkan oleh Harianto.
“Pelaku juga mengakui perbuatannya. Kami masih cari bukti lain,” ujar Dwi Nugroho ketika dikonfirmasi Beritajatim.com.
Harianto awalnya tidak mengakui walaupun petugas menemukan berbagai website judi di handphonenya. Namun, setelah menemukan bukti deposito, Harianto pasrah. Ia juga mengakui pemukulan terhadap pesepeda motor di jalan Kapasari.
Baca Juga: Konvoi PSHT Surabaya, Polisi Amankan 124 Kendaraan
“Saat ini para pelaku pengeroyokan yang kemarin masih kita periksa. Kita akan kembangkan ke kasus lain jika memang terbukti,” imbuh Dwi Nugroho.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, Polsek Simokerto mengamankan senjata tajam dan airsoftgun saat gelar patroli untuk para pesilat, Sabtu (29/07/2023) dini hari.
Kapolsek Simokerto, Kompol Dwi Nugroho mengatakan bahwa pengungkapan ini bermula dari adanya keributan di Jalan Kapasari. 3 pengemudi mobil toyota Avanza K 1633 QG bernama Roesdan, Nur Fitri, dan Hariyanto tiba-tiba menyerempet seorang pesepeda motor.
Baca Juga: Komplotan Pelaku Curanmor di Sampang Diringkus Polisi
Setelah menyerempet, Mobil yang dikendarai oleh Roesdan oleng menabrak pohon di depan SDN Simokerto 1. Pengendara motor yang mengetahui kejadian itu lantas berhenti.
Pesepeda motor itu lantas turun dari motornya dan mendatangi mobil yang dikendarai Roesdan. Ia mendatangi ketiga orang mabuk itu untuk meminta maaf karena tidak ingin perkelahian terjadi. Namun, belum sempat mengucapkan maaf, pesepeda motor langsung dipukuli oleh tiga pengendara mobil hingga mengalami luka di wajahnya.
Polisi yang mendapatkan informasi langsung menuju lokasi. Setelah serangkaian pemeriksaan singkat, ketiga pelaku pengeroyokan itu bukanlah pesilat. Mereka mengaku baru saja mabuk dari 369 cafe. Polisi juga mendapati satu botol vodka dan tiga buah botol bir bintang di dalam mobil.
Baca Juga: Warga Serbu Festival ANTV Rame di GOR Jayabaya Kediri
“Setelah kami datangi, mereka ternyata dalam kondisi mabuk. Saat dilakukan penggeledahan, kami menemukan airsoft gun dan senjata tajam,” imbuh Dwi Nugroho. (ang/ian)






