Hukum & Kriminal

Polisi Ekshumasi Makam Korban Pengeroyokan di Pasar Kendung 

Ilustrasi pemakaman
Ilustrasi pemakaman

Surabaya (beritajatim.com) –¬† Polisi menjalankan ekshumasi makam korban pengeroyokan di Pasar Kendung, Kamis (24/8/2023). Ekshumasi itu untuk mengetahui dan memastikan penyebab kematian korban bernama Ervin yang akrab dipanggil Arifin.

Perlu diketahui, Arifin menjadi korban pengeroyokan usai tidak sengaja menyenggol payudara istri salah satu pelaku di Pasar Kendung pada Kamis (17/8/2023).

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhie mengatakan, proses ekshumasi atau pembongkaran makam dilakukan di Makam Islam Kendung. Proses ekshumasi dilakukan oleh dokter forensik dari RSUD dr. Soetomo dan tim inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Iya benar pelaksanaan dari jam 10 pagi tadi. Sampai sekarang masih berlangsung,” ujar AKP Haryoko Widhi.

BACA JUGA:
Sebelum Tewas, Korban Pengeroyokan di Pasar Kendung Sempat Jatuh di Kamar Mandi

Sebelumnya, Kapolsek Benowo AKP Nurdianto Eko mengatakan bahwa Arifin sempat pulang ke rumahnya usai mengalami pengeroyokan oleh tiga orang pelaku berinisial AR, WW, dan SF. Saat pulang ke rumah, Arifin disebut hanya mengalami luka lecet di sikunya.

“Korban membersihkan luka lecet di siku tangannya dengan menggunakan tisu dan obat luka (Betadine), karena luka yang dialami hanya luka lecet di sikunya,” kata Nurdianto saat dikonfirmasi.

BACA JUGA:
Satu Pelaku Pengeroyokan di Pasar Kendung Surabaya Menyerahkan Diri

Sesaat kemudian, Arifin merasa mual dan pusing. Ia lantas menuju kamar mandi. Sesaat kemudian terdengar kencang seperti orang terjatuh. Disaat yang bersamaan, keluarga melihat Arifin kejang kemudian tidak bernapas.

“Setelah dari kamar mandi itu korban sempat kejang-kejang kemudian tidak bernafas,” tutur Novi.

Dalam peristiwa ini, satu pelaku telah menyerahkan diri. Petugas dari Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Benowo masih terus melakukan pengejaran kepada dua pelaku penganiayaan. [ang/beq]


Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks



Apa Reaksi Anda?

Komentar