Hukum & Kriminal

Pengangguran Ini Jual Istrinya untuk Layani Fantasi Lelaki Hidung Belang

Pelaku saat diamankan dan hendak diperiksa petugas unit PPA Polrestabes Surabaya, Jumat (19/6/2020).(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Gendeng, begitulah kata yang mungkin cocok buat lelaki Sudarmono (35) asal Kabupaten Gersik, Jawa Timur ini. Bagaimana tidak, berdalih menganggur dan susah cari kerja, ia justru menjual istrinya ke lelaki hidung belang. Parahnya lagi, menurut petugas, suami bejat ini menjual dengan harga murah meriah.

“Suami tersebut tega menjajakan istri sahnya sejak tahun 2019, untuk menikmati seks secara fantasi dan kepuasan bilogis. Selain itu juga guna mendapatkan keuntungan berupa uang dari pelanggan atau tamunya. Istri dijual sekali main hanya Rp 300 ribu saja,” kata Ps Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu M. Harun, Jumat (19/6/2020).

Lebih lanjut Iptu Harun menjelaskan, Sudarmono (35) merupakan warga Dusun Kesamben Kulon RT / RW 005/007 Desa Kesamben Kulon Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik. Dirinya sudah cukup lama menjual sang istri. Tercatat menurut pengakuan istri dan sang suami, mereka mulai bisnis ini sejak akhir 2019 lalu.

Pelaku dan juga istrinya kerap menerima tamu dan janjian di daerah Pacet. Setelah sepakat harga untuk bermain dan juga berfantasi seks menyimpang.

Namun aksi bejat menyimpang yang dilakukan pelaku ini tercium oleh Polisi dari PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Berikut data pengamanan pasutri yang menjual diri dengan fantasi seks menyimpang:

Pertama:
Mulai sejak tahun 2019 tersangka mula menjajakan istri sahnya kepada pelanggan dengan tarif Rp 300.000.

Kedua:
Keduanya diamankan, Selasa 16 Juni 2020, pukul 16.30 WIB, ketika menjajakan istrinya lagi kepada pelanggannya dan kesepakatan bertemu di salah satu hotel yang berada di daerah Karang pilang Surabaya.

Ketiga:
Saat itu, pelaku memasang tarif dengan harga Rp 900.000. Untuk melayani lelaki berfantasi ganda.

Keempat:
pelaku dan istrinya menuju ke daerah Karang Pilang dengan menggunakan sepeda motor dan menginap di Hotel Mastrip Karang Pilang Surabaya. Disitu mereka ditangkap polisi.

Kelima:
Mereka menerima pesanan dan bisa berfantasi di daerah mana saja termasuk tempat pariwisata Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Perbuatan pelaku ini berhasil diungkap dan ditangkap.oleh Unit PPA dan pada saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan ditemukan korban bersama tamunya dalam kamar dalam keadaan telanjang dan sedang melakukan hubungan badan.

Selanjutnya baik pelaku dan korban yakni istrinya juga tamunya diamankan dan dibawa ke Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Surabaya guna diproses sesuai dengan hukum. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar