Hukum & Kriminal

Pembunuhan di Araya Family Club Gym Surabaya, Polisi Periksa 4 Saksi

AT (39) pelaku pembunuhan diamankan di Mapolsek Sukolilo Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Polsek Sukolilo Surabaya memeriksa empat saksi terkait kasus pembunuhan di Araya Family Club Gym. Sementara pelaku pembunuhan AT (39) juga menjalani pemeriksaan secara maraton.

Setahun bekerja, AT (39), lelaki berbadan kekar nan gagah menjadi primadona di Araya Family Club Gym, Sukolilo, Surabaya. Hanya saja meski jadi primadona, ia tergolong lelaki nekat dan membahayakan. Sebab, rekannya satu kerjaan Fardy Candra (45) ditusuk AT sebanyak 7 kali di leher hingga meninggal.

Menurut warga sekitar, penusukan itu terjadi pada Senin (26/4/2021) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu para pelatih senam dan gym siap-siap melayani kebugaran. Namun, ternyata diduga berebut sesuatu, pelaku dan korban justru terpancing emosi.

“Katanya berebut sesuatu, tapi saya gak tahu. Saat itu korban keluar dan dirangkul dia (pelaku.red) hingga akhirnya ditusuk,” jelas warga yang tak berani disebutkan namanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, usai menusuk korban beberapa kali, lelaki berperawakan kekar mengenakan kaos kuning ini tidak melarikan diri. Bahkan petugas kemanan club dan kepolisian tak nampak mengenakan borgol.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Iptu Abidin tidak memberikan jawaban terkait perntanyaan beritajatim.com mengenai pelaku yang menyerahkan diri atau diamankan. Sementara ditanya akan foto pelaku dan korban, Iptu Abidin membenarkan bahwa korban adalah Fardi dan pelaku adalah AT. “Benar korban (berkacamata.red) dan pelaku yang memakai celana panjang,” lanjutnya.

Sementara itu dari data kepolisian pelaku akan sangkakan perbuatan kekerasan berujung kematian dengan pasal 338 dan atau 351 ayat 3 KUHP. Untuk sementara petugas sudah memeriksa 4 saksi yang tidak lain adalah petugas keamanan dan pegawai club tersebut. [man/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar