Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Dugaan Penelantaran 75 Ekor Anabul

My Cats Tuntut Fongky Tanggung Jawab dan Mundur dari Jabatan

Surabaya (beritajatim.com) – Meski sudah damai dengan salah satu donatur, persoalan Fongky Fovernova dengan My Cats belum juga selesai. Bahkan jajaran pengurus My Cats meminta agar Fongky mundur dari jabatannya sebagai ketua My Cats Malang.

Perlu diketahui, konflik antara Fongky dan My Cats berawal dari viralnya video di media sosial yang menunjukkan puluhan kucing terlantar bahkan diduga ada yang dehidrasi. Padahal banyak donatur yang sudah menggelontorkan sejumlah uang ke rekening pribadi Fongky untuk dibelikan segala kebutuhan kucing tersebut. Namun, diduga uang tersebut digunakan untuk kebutuhan Fongky pribadi.

Bernike Hangesti HG SH MH selaku kuasa hukum My Cats meminta Fongky untuk bertanggung jawab penuh atas semua yang terjadi di rumah kucing Malang. Dan semua itu diluar tanggung jawab My Cats mengingat My Cats sudah memberikan prosedur baku berupa pedoman yang berkaitan dengan visi misi My Cats.


“Dan Fongky membuat pernyataan bahwa dia akan bertanggung jawab sepenuhnya atas yang sudah terjadi di rumah kucing Malang adalah memang tanggung jawab dan kesalahan sodara Fongky,” ujar Bernike, Jumat (25/11/2022).

Lebih lanjut Bernike mengatakan, dari awal Fongky tidak menjalankan semua yang sudah di terapkan di My Cats. Padahal segala yang berkaitan dengan manajemen perawatan dan keuangan dihandle secara pribadi oleh saudara Fongky. “ Maka kami meminta agar saudara Fongky bertanggungjawab atas kegaduhan ini dan My Cats tidak bertanggungjawab atas segala perbuatan Fongky,” ujar Bernike.

Bernike menambahkan, senua ini terjadi dikarenakan Fongky tidak melaksanakan SOP My Cats, managemen perawatan dan keuangan di My Cats Malang, kesemuanya di hendle secara pibadi oleh saudara Fongky. Walaupun Fongky sudah beritikat mengembalikan uang donasi atas nama Ridho (anak kandung almarhumah dr Nirwati) namun tindakannya yang membuat 75 ekor anak-anak bulu menderita, dehidrasi, virus bahkan hingga mati dan atau terlepas dari Shelter, perlu memperoleh pertanggungjawaban.

“Meskipun Fongky mengakui kesalahannya dan mengembalikan donasi, pihak My Cats Official tetap menuntut terduga Fongky untuk bertanggungjawab terhadap anabul yang mati, bervirus, lepas dan atau tindakannya yang telah melakukan penelantaran anabul,” ujarnya.

Bernike menambahkan, My Cats telah memberhentikan terduga Fongky secara tidak hormat dari team komunitas My Cats Malang. Sepeninggalnya Founder (almarhumah dr. NIRWATI) pihaknya akan melakukan perombakan sistem dan organ /kepengurusan My cats di semua cabang sehingga tidak akan terulang kembali kejadian ini.

“Segenap keluarga komunitas My Cats sangat prihatin dan sedih yag mendalam atas kondisi yang dialami 75 ekor anabul. Hukum harus tetap ditegakkan, agar menjadi pelajaran berharga bagi pelakunya,” ujarnya.

Terpisah Fongky saat dalam surat pernyataannya mengatakan dirinya mengakui bahwa segala sesuatu yang terjadi di My Cats Malang adalah murni tanggungjawabnya. Dan dirinya siap bertanggungjawab atas segala yang terjadi di My Cats Malang.

“Saya akan benar-benar mempertanggungjawabkan secara pribadi atas apa yang terjadi di rumah kucing maupun tanggungjawab saya dalam pembayaran apapun yang masuk dalam rekening saya dan akan saya selesaikan tanpa melibatkan My Cats Malang maupun My Cats pusat ,” ujarnya. [uci/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar