Hukum & Kriminal

Lagi, Polres Bangkalan Terima Laporan Kasus Pencabulan

foto/ilustrasi

Bangkalan (beritajatim.com) – Melati (bukan nama sebenarnya) seorang gadis belia berusia 15 tahun warga Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh inisial U (33) yang diketahui masih kerabatnya sendiri.

Menurut keterangan Melati, ia dipaksa oleh kerabatnya sendiri sekitar Mei 2020. Namun, ia tidak berani memberitahukan kejadian pencabulan tersebut kepada orang tuannya dan memilih untuk melaporkan kejadian dugaan pelecehan seksual itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bangkalan.

“Ya betul, laporan baru masuk Sabtu kemarin ke kami dengan nomor laporan STP/207/VIII/RES.1.4./2020 Tanggal 29 Agustus 2020 dan saat ini sedang didalami oleh Unit PPA,” ujar Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja, Senin (31/8/2020).

Sementara itu, Kanit PPA Polres Bangkalan Aipda Khomsin Zakariya mengatakan kasus ini akan terus dikembangkan. Ia juga mengatakan bahwa korban hari ini telah melakukan visum. “Ya betul, korban kami antar ke rumah sakit untuk visum,” terangnya.

Diketahui, U sebagai terduga pelaku selain masih kerabat, juga merupakan tetangga yang berdomisili tak jauh dari rumah korban. Melati juga diduga hamil 5 bulan pasca pencabulan tersebut. “Hamil atau tidaknya belum bisa kami sebutkan sebab masih menunggi hasil dari rumah sakit,” pungkasnya. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar