Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kepala Desa di Bangsalsari Jember Jadi Tersangka Pupuk Ilegal

(Foto: Markus Spiske, unsplash)

Jember (beritajatim.com) – Seorang kepala desa di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditetapkan menjadi tersangka pupuk ilegal oleh kepolisian resor setempat.

Selain kepala desa, polisi juga menetapkan seorang tersangka berinisial C. “Kami saat ini sedang proses pendalaman. Kami sempat melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara di daerah Bangsalsari,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Ajun Komisaris Komang Yogi Arya Wiguna.

Kepala desa dan C menjual dan mengedarkan pupuk jenis NPK bermerek Union 16. “Kami sudah melakukan pemeriksaan ahli di Kementerian Pertanian dan menyatakan tidak terdaftar,” kata Komang.


Kendati ditetapkan menjadi tersangka, kepala desa dan C tidak ditahan oleh polisi. “Kami tidak tahan karena sampai saat ini mereka cukup kooperatif,” kata Komang.

Selain itu, menurut Komang, kepala desa tersebut masih harus memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Ada tanggung jawab menjalankan pekerjaannya. Jadi kami wajibkan lapor saja,” kata Komang.

Kepala desa itu dan C dijerat dengan pasal 122 juncto 73 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan. “Pada intinya mengedarkan pupuk tidak terdaftar bisa dijerat dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,” kata Komang. (wir/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev