Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Guru Ngaji Jember Ditangkap Polisi, Diduga Suka Pegang Miss V Santri

Kasatreskrim Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna

Jember (beritajatim.com) – Polisi menangkap FS, pria guru ngaji terduga pencabulan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (21/3/2022) malam. Warga Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, ini dibekuk dua jam setelah dilaporkan orang tua korban.

Ibu korban melaporkan FS setelah putrinya mengaku sudah dilecehkan tiga kali. “Sebelumnya tidak mengaku sama sekali, karena takut. Mungkin diancam,” katanya.

Ibu korban menuntut keadilan kepada Polres Jember. “Sementara ini korbannya lima orang anak di bawah usia 15 tahun. Anak-anak itu sering dipegang-pegang pada bagian payudara dan kemaluan,” katanya.

Ibu korban tak menduga FS berbuat keji terhadap putrinya yang baru berusia 10 tahun. Mereka saling kenal kendati tinggal berbeda rukung tetangga. Sang anak belajar mengaji dan les pelajaran di rumah FS selama dua tahun terakhir, sejak pandemi merebak.

“Orang itu kelihatannya baik. Dia juga punya anak perempuan. Jadi saya tidak ada pikiran jelek,” kata ibu korban. Sehari-hari terduga pelaku berjualan kerupuk, dan hidup sendirian bersama satu orang putrinya yang duduk di bangku kelas tiga SD setelah sang istri meninggal lima tahun lalu.

Sebenarnya, ibu korban sudah agak curiga pada Desember lalu. “Anak saya kok sering melamun, ketakutan. Saya tahunya dapat informasi, ada teman saya cerita. Saya tanya ke anak saya, ternyata anak saya dilecehkan,” katanya.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Jember Ajun Komisaris Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan, pihaknya masih memeriksa FS. “Sementara ada satu (laporan), tapi kami akan lihat perkembangan di lapangan apakah ada potensi korban lainnya atau memang ada saksi lainnya,” katanya. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar