Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Cabuli Anak di Bawah Umur, Polisi Ringkus Warga Dukuh Karangan

Tersangka Subali saat diamankan di Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Karena tak bisa menahan syahwat, Subali (37), warga Dukuh Karangan diringkus anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya di rumah kosnya, Minggu (12/09/2021) lalu setelah menyetubuhi ER (16), anak dari tetangganya sendiri.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana mengungkapkan bahwa perbuatan bejat Subali pertama kali ketahuan usai korban tidak pulang selama dua hari. Kepada orang tua, korban mengaku sedang menginap di rumah temannya di Jalan Dukuh Karangan IV.

Curiga, ibunda korban mencerca dengan pertanyaan. Merasa terdesak, korban lalu mengaku telah disetubuhi Subali dan takut pulang ke rumah. “Korban mengaku takut pulang ke rumah sehingga menginap di rumah temannya. Orang tua lalu melaporkan kepada pihak Polrestabes dan langsung kami tangani,” ujar Mirzal saat dikonfirmasi, Selasa (28/09/2021).

Mirzal menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada akhir Juli 2021 lalu sekitar pukul 00.00 WIB saat kondisi rumah sedang sepi karena orang tuanya harus berjualan nasi goreng di jalan Dukuh Karangan.

Korban yang saat itu tidur di kamar kos sendirian, lupa untuk mengunci pintu. “Tersangka langsung masuk dan melakukan pelecehan kepada korban,” imbuh Mirzal.

Subali yang sudah kehilangan akal, lalu merayu korban dan langsung melepas celana serta menyuruh korban membuka pakaiannya. Selanjutnya Subali langsung menyetubuhi korban.

Mengetahui anaknya disetubuhi, orang tuanya melapor ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. Laporan itu langsung ditindaklanjuti polisi dengan menangkap Subali di rumah kosnya. Untuk  mempertanggungjawabkan perbuatannya, Subali di jerat dengan pasal 81 UU RI NO. 17 th 2016 Jo. Pasal 76D UU RI No. 35 th. 2014 dengan ancaman maksimal penjara 15 tahun kurungan. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar