Hukum & Kriminal

2 Remaja Surabaya Jadi Bandit Curanmor, 1 Sudah Pernah Masuk Penjara

Kedua remaja yang melakukan aksi curanmor bersama anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari

Surabaya (beritajatim.com) – Pernah masuk penjara di usia muda tidak membuat RWH (19) warga Krembangan, Kota Surabaya, kapok untuk melakukan tindakan pencurian motor. Ia kembali ditangkap polisi usai melakukan aksi serupa bersama teman sekampungnya, MRM (20) asal Jl Krembangan, Surabaya, Kamis (10/2/2022).

Kapolsek Tambaksari, Kompol M Akhyar mengatakan, keduanya dibekuk polisi karena melakukan tindak pidana pencurian motor Vario 150 hitam L 2381 WH, di Jl Setro Baru Utara V pada 28 Januari 2022. Korban yang kehilangan motor lantas melaporkan insiden tersebut kepada anggotanya.

“Tersangka MRM ditangkap di sekitaran Gelora 10 Nopember, lalu anggota melakukan pengembangan. Dan hanya hitungan jam, tersangka RWH berhasil kita ringkus,” katanya, Minggu (13/2/2022).

Pencurian motor tersebut berawal saat mereka pulang setelah bermain dan nongkrong. Saat melintas di lokasi kejadian, mereka melihat sebuah sepeda motor yang kuncinya masih tertancap. Tak berpikir panjang, kedua remaja tersebut langsung berbagi tugas.

“Satu tersangka sebagai eksekutor, dan yang satunya mengawasi situasi dan kondisi. Akhirnya mereka berhasil melakukan pencurian yang membuat korban merugi kurang lebih Rp 10 juta,” tambahnya.

Sementara Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin menambahkan, hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, motor tersebut telah dijual oleh kedua tersangka kepada penadah di Madura, senilai Rp 2 juta.

“Dijual Rp 2 juta di daerah Sendang, Bangkalan yang saat ini masih kita kembangkan lagi,” pungkasnya.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 1 buah roda berikut velg kendaraan milik korban dan 1 buah kaos yang digunakan tersangka beraksi.

Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 363 KUHP terkait pencurian kendaraan bermotor dan terancam menjalani hukuman 9 tahun penjara. [ang/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar