Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro belakangan sudah mulai sering turun hujan. Hujan masa peralihan dari musim kemarau ini perlu diwaspadai. Karena biasanya disertai angin kencang dan petir.
Sesuai prakiraan cuaca yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, ada beberapa wilayah yang berpotensi turun hujan. Prakiraan cuaca yang dirilis tersebut diperkirakan berlangsung hingga pukul 17.30 WIB, Rabu (25/9/2024).
Beberapa yang berpotensi hujan seperti di Kecamatan Tambakrejo, Bubulan, Dander, Sugihwaras, Kedungadem, Temayang, Sukosewu, Sekar, Ngraho, Ngambon, Ngasem, Kepohbaru, Purwosari, Padangan, Margomulyo, dan Kecamatan Gondang.
Untuk itu melalui Pusdalops BPBD Bojonegoro masyarakat diimbau jika terjadi hujan disertai angin agar tidak berteduh dibawah pohon, papan reklame, dan di dekat tiang listrik. Jika harus berlindung, berlindung lah dibawah bangunan kokoh.
“Berhentilah berkendara, terutama untuk pengendara roda dua, dan segera berteduh di tempat yang aman,” ujar Kalaksa BPBD Bojonegoro Laela Nor Aeny melalui Pusdalops BPBD Bojonegoro di sejumlah grup WhatsApp.
Hujan turun seperti yang terjadi di Kecamatan Sekar. Sejak kemarin, di kecamatan paling selatan wilayah Bojonegoro itu sudah turun hujan. Bahkan, sungai yang ada di Desa Bobol Kecamatan Sekar meluap hingga terjadi banjir bandang. Beruntung dalam kejadian itu tidak menggenangi permukiman warga.
“Iya sekarang sedang turun hujan. Tetapi intensitas dan durasinya masih lama kemarin,” ujar warga Kecamatan Sekar, Prapto. [lus/ted]






