Madiun (beritajatim.com)– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun pada Kamis (12/2/2026) sore, disertai angin kencang, mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap serta memicu genangan air di beberapa titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mencatat peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 WIB.
Laporan diterima posko BPBD pada pukul 16.15 WIB, dan tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment).
Pelaksana Tugas (Plt) Kalaksa BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah genteng rumah warga tersingkap.
“Sekira pukul 15.20 WIB terjadi hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan beberapa genteng rumah warga tersingkap. Kami menerima laporan pukul 16.15 WIB dan tim langsung bergerak melakukan assessment serta koordinasi dengan perangkat desa dan unsur terkait,” ujarnya.
Angin kencang dilaporkan menerjang beberapa wilayah, yakni Dusun Benguk, Desa Cabean, Kecamatan Sawahan; Desa Bakur, Kecamatan Sawahan; Desa Bibrik, Kecamatan Jiwan; serta Desa Tulung, Kecamatan Saradan.
Di Dusun Benguk, Desa Cabean, sedikitnya enam rumah warga terdampak, masing-masing milik Sumadi (RT 12), Kami (RT 12), Yoto (RT 9), Jamari (RT 9), Marmin (RT 9), dan Muhammad Zaikul Muslimin (RT 9).
Di Desa Bakur, dua rumah warga milik Kasiyem dan Kayatin (RT 10 RW 2) mengalami kerusakan. Sementara itu, satu rumah milik Muhammad Azis di Desa Bibrik juga terdampak. Adapun di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, pendataan masih terus dilakukan.
Selain kerusakan akibat angin kencang, genangan air juga terjadi di Desa Bedoho I RT 7 RW 3, Kecamatan Jiwan, serta di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, akibat luapan air di jalan depan rumah warga.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini kami masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah kerugian dan kebutuhan warga terdampak,” tegas Boby.
Pada Jumat (13/2/2026) pagi, BPBD bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Tagana, dan Baznas melanjutkan kerja bakti pembersihan di lokasi terdampak.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. (rbr/ted)






