Madiun (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur Kota Madiun sejak Rabu (10/1/2024) sore, menyebabkan sejumlah rumah warga terendam air.
Salah satu wilayah yang terdampak banjir adalah Jalan Kemuning, Kelurahan Oro Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo. Ketinggian air di lokasi ini mencapai paha orang dewasa atau sekitar 3 meter.
Darmawan (40), warga setempat, mengatakan hujan deras mengguyur wilayahnya sejak Maghrib. Akibatnya, air dari Sungai Kemuning meluap dan menggenangi rumah warga.
“Ini sama keluarga terus menguras air, yang masuk ke dalam rumah. Baik ruang tamu, maupun kamar tidur,” tutur Darmawan.
Senada dengan Darmawan, Toni (41), warga setempat, juga berusaha mencegah air masuk ke ruang tamu dengan menyapu air ke luar.
“Baru sampai di teras rumah. Saya sapu terus. Alhamdulillah hujan sekarang gerimis. Semoga cepat reda,”katanya.
Saat ini, sejumlah personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun, turun ke lapangan memantau situasi peristiwa banjir.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun Sumanto menyebutkan, luapan air dilaporkan menggenai beberapa titik di Kota Pecel.
Yakni Jalan Kemuning, Kelurahan Klegen, Jalan Halmahera, Gang Sendang Barat, Jalan Punthuk, Jalan Sawo Barat, Kelurahan Manisrejo, Jalan Imam Bonjol, Rejomulyo, Jalan Sri Rejeki, hingga Jalan Perintis.
“Kawasan yang terendam cukup rata. Mulai dari pemukiman warga, sampai dengan jalan raya,” ujar Sumanto.
Menurutnya, banjir disebabkan lantaran intensitas hujan begitu tinggi sejak habis Maghrib. Untuk ketinggian air mulai dari 50 centimeter sampai 1 meter.
“Tidak ada warga yang sampai evakuasi. Sampai saat ini kami terus pantau perkembangannya,” tuturnya.
Hingga kini, masyarakat terus siap siaga sembari menguras air yang masuk ke dalam rumah. Warga juga berharap hujan cepat reda. [fiq/ian]






