Jember (beritajatim.com) – Hujan deras diiringi angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (7/11/2022). Dua pohon di antaranya tumbang menutupi jalur lalu lintas yang menghubungkan Kabupaten Jember dengan Banyuwangi via Gunung Gumitir, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.
Pohon yang masing-masing berdiameter kurang lebih setengah meter ini sempat memacetkan arus lalu lintas. “Hujan terjadi sekitar pukul 11 siang. Pukul dua siang, dua pohon yang tumbang sudah berhasil dievakuasi dan jalur lalu lintas sudah bisa dilewati,” kata Kepala Kepolisian Sektor Silo Ajun Komisaris Suhartanto.
Tak hanya pohon, air sungai pun bergolak menggerus fondasi rumah Busidin dan Ali Kosim di Dusun Gumitir, Kecamatan Silo. Sementara empat unit rumah rusak tertimbun tanah longsor, yakni milik Tije alias Bu Haryani (70), Musa (60), Misrawi P. Misna (65), Muhammad Arifin (36). Material tanah menutupi separuh dan merusak bagian dapur rumah milik Musa, Misrawi, dan Muhammad Arifin.
Selain di Silo, tumbangnya pohon juga terjadi di Kecamatan Kaliwatates, Kecamatan Ajung, dan Kecamatan Ambulu. Pohon trembesi berdiameter kurang lebih 80 centimeter dan dua pohon kersen tumbang menutupi akses jalan Desa Klompangan Kecamatan Ajung. Sementara itu tenda untuk acara pembagian bantuan sosial di Balai Desa Pancakarya roboh dan pohon berdiameter satu meter tumbang menimpa gudang material bangunan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
Di Kecamatan Kaliwates dua pohon berdiameter masing-masing 40 centimeter tumbang dan menyebabkan lalu lintas macet. Sebuah pohon jabon berdiameter 60 centimeter tumbang menimpa pagar rumah warga di Jalan Ikan Lumba-Lumba. Sebuah pohon berdiameter 70 centimeter di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu tumbang ke arah jalan mengenai tiang listrik.
“Tim Reaksi Cepat BPBD Jember dibantu Taruna Siaga bencana dan relawan langsung menangani pohon tumbang di Ajung, karena untuk di wilayah lainnya sudah teratasi. Penanganan tanah longsor di Tanah Manis Sidomulyo Silo, untuk membuka akses jalan juga dilakukan,” kata Kepala BPBD Jember Sigit Akbari. [wir/but]






