Madiun (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak sore hari menyebabkan luapan air di wilayah Desa Nglanduk–Dempelan, Kecamatan Madiun, Senin (16/3/2026) malam. Air dilaporkan menggenangi halaman rumah warga serta ruas jalan desa.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.05 WIB setelah hujan turun cukup lama sejak pukul 17.00 WIB. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 30 sentimeter dengan panjang genangan kurang lebih 200 meter.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan luapan air terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga saluran air tidak mampu menampung debit air.

“Benar, terjadi luapan air di wilayah Desa Nglanduk–Dempelan. Hujan turun cukup lama sejak sore hingga malam hari sehingga air meluap ke halaman rumah warga dan sebagian ruas jalan,” ujar Boby saat dikonfirmasi, Senin malam.
Meski demikian, Boby memastikan kondisi air saat ini masih relatif stabil dan belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga akibat kejadian tersebut.
Petugas BPBD Kabupaten Madiun juga telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen cepat serta pemantauan kondisi di lapangan.

“Saat ini tim BPBD sudah berada di lokasi untuk melakukan assessment, pemantauan, serta standby apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kabupaten Madiun juga dibantu oleh masyarakat setempat yang turut memantau kondisi genangan air.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi luapan air susulan mengingat hujan masih berpotensi turun di sejumlah wilayah Kabupaten Madiun.
Pihak BPBD juga terus melakukan pemantauan perkembangan situasi guna memastikan kondisi tetap aman bagi warga sekitar. (rbr/but)






