Gresik (beritajatim.com) – Persaingan bisnis perhotelan di wilayah Kabupaten Gresik semakin sengit. Kali ini munculnya hotel Budget yang membidik pangsa pasar middle low di tahun 2021.
Dipilihnya Gresik sebagai pangsa pasar hotel Budget karena peluang usaha di sektor tersebut terbuka lebar. Ditambah keyakinan adanya optimisme pertumbuhan ekonomi meski pandemi Covid-19 belum berakhir.
General Manager FrontOne Budget Gresik, Ady Wijanarko menuturkan, pertimbangan pihaknya melakukan ekspansi di daerah. Salah satunya tingkat kebutuhan pasar middle low di sektor perhotelan masih sangat terbuka lebar. Hal ini belum ditambah adanya beberapa perusahan besar ber-home based di Gresik.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
“Alasan kami membuka ekspansi di Gresik jangan sampai peluang ini malah lari ke daerah lain. Kalau bisa menambah PAD melalui profit pajak,” tuturnya, Jumat (29/01/2021).
Mengenai tingkat persaingan sejumlah hotel di Gresik yang sudah beroperasi terlebih dulu. Dikatakan Ady Wijanarko, peluang pasar middle low tidak akan hilang. Pasalnya, akomodasi di pasar ini belum ada.
“Kami sudah melakukan tahap trial dalam waktu dekat, segera beroperasi penuh,” ungkapnya.
Hotel FrontOne Budget Gresik memiliki 60 room. Sedangkan harga yang ditawarkan mulai dari Rp 250 ribu hingga 500 ribu. [dny/but]






