Jakarta (beritajatim.com) – Honda akan kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara di musim MotoGP 2026. Pernyataan ini datang dari Romano Albesiano, Direktur Teknik Honda, yang bergabung dengan tim pabrikan asal Jepang itu dari Aprilia pada musim dingin 2024/2025.
Sejak Albesiano memimpin pengembangan Honda, kemajuan signifikan mulai terlihat. Motor Honda berhasil meraih kemenangan dalam kondisi hujan di Le Mans dan podium di Silverstone pada delapan balapan awal musim 2025, lewat Johann Zarco.
Albesiano sendiri optimis Honda dapat kembali bersaing untuk kemenangan dalam balapan di musim depan, meskipun ia enggan menjamin gelar juara dunia.
“Bertarung untuk gelar tahun depan? Saya tidak tahu. Namun, kami berharap bisa merebut kemenangan balapan,” ujarnya kepada laman resmi MotoGP.
Ia juga mengungkapkan harapan Honda agar bisa terus mengurangi jarak dengan rival di akhir musim ini.
“Kami ingin kehilangan status ‘pemburu’ dan menjadi yang diburu oleh tim lain. Itu tujuan kami,” tambahnya.
Perjalanan Albesiano bersama Honda dimulai dengan perpaduan metode kerja Eropa dan Jepang. “Honda adalah pabrikan motor terbesar di dunia dengan budaya kerja yang berbeda. Saya membawa pendekatan Eropa dalam pengembangan dan pengujian, tapi semangat kreatif Honda tetap menjadi kunci,” jelasnya.
Mengenai performa RC213V musim ini yang masih belum konsisten, Albesiano mengaku terkejut dengan banyak aspek positif motor tersebut.
“Saya menduga motornya akan lebih buruk, tapi ternyata karakteristiknya sebagian besar positif. Kami fokus memperbaiki beberapa aspek spesifik dengan cepat,” katanya.
Beberapa peningkatan utama yang diupayakan antara lain pengendalian torsi yang lebih halus, pengembangan sistem elektronik seperti kontrol traksi, dan strategi manajemen informasi selama akhir pekan balapan.
“Kami juga sedang memahami bagaimana komponen motor memengaruhi getaran dan pengereman, yang merupakan area krusial di MotoGP modern,” tambahnya.
Albesiano menegaskan, pada paruh kedua musim 2025, Honda akan meluncurkan sejumlah pembaruan besar pada sasis dan mesin sebagai bagian dari rencana evolusi motor.
Selain itu, ia menyinggung rumor kepindahan Jorge Martin. Menurutnya, jika Martin bergabung dengan Honda, itu akan menjadi kabar baik.
“Namun, saya memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh karena saya baru saja meninggalkan Aprilia,” pungkas Albesiano. (faw/ted)






