Gresik (beritajatim.com) – Kompetisi Liga 3 Regional Jawa Timur tercoreng dengan adanya dugaan match fixing atau pengaturan skor yang dilakukan pemain Gresik Putra (Gestra) Paranane FA. Meski memakai nama Gresik, klub tersebut ternyata tidak berhome based dan bukan wakil dari Kabupaten Gresik.
Hal ini ditegaskan Ketua Askab PSSI Gresik, Rofiqi. Menurut dia meski menggunakan nama Gestra tapi dipastikan bukan dari Gresik. Pasalnya, kepemilikan klub tersebut sudah berpindah tangan dan memilih home based di Malang.
“Dulu memang klub Gestra milik Askab PSSI Gresik. Tapi, sudah lama dibeli orang. Kita ada rencana mau minta manajemen Gestra untuk mengubah nama atau menghilangkan nama Gresik. Kalau kasus ini sudah benar-benar terbukti melakukan match fixing,” ujar Rofiqi, Kamis (18/11/2021).
Ia menambahkan, pemindahan Gestra ke Malang dan ditambah namanya menjadi Gestra Paranane FA, dirinya sudah tidak tahu menahu. Pasalnya, sudah menjadi wewenang manajemen Gestra.
“Hanya dua klub asal Gresik yang bertarung di Liga 3 Jawa Timur hanya Gresik United dan Persegres Putra,” imbuhnya.
Seperti diberitakan, kasus dugaan pengaturan skor di sepak bola tanah air kembali terjadi. Kasus tersebut menghebohkan publik. Klub yang diketahui beralamat di Karangploso, Kabupaten Malang itu memecat dua pemain dan satu kit man karena diduga terlibat main mata dan sengaja mengalah dengan imbalan uang.
Dua pemain berinisial AC dan HPS, serta DGR yang merupakan kitman dipecat karena terindikasi terlibat pengaturan skor atau match fixing.
[berita-terkait number=”4″ tag=”liga-3″]
Manajemen Gestra Paranane memecat ketiganya karena dinilai terbukti melakukan pertemuan dengan sejumlah orang yang menawarkan kerjasama untuk mengatur skor pertandingan.
Diduga pengaturan skor terjadi saat Gestr berhadapan dengan Persema Malang, Senin (15/11). Saat itu Gresik Putra kalah 1-5 dari Persema.
Hal yang sama saat melawan NZR Sumbersari, Jumat (12/11). Gestra kembali menelan kekalahan 1-0. Kekalahan di dua pertandingan terakhir melawan NZR Sumbersari dan Persema Malang menghentikan langkah Gresik Putra untuk melangkah ke fase berikutnya di Liga 3 Jawa Timur 2021. [dny/but]






