Sidoarjo (beritajatim.com) – Suasana Idul Adha 1447 H di Kecamatan Candi terasa lebih hangat. Wakil Bupati Sidoarjo sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menyembelih 7 ekor sapi jenis Limousin dan Belgian, serta membagikan 4.000 paket daging kurban untuk warga.
Daging hewan kurban tersebut dibagi secara langsung oleh Wabup Hj. Mimik beserta suaminya H. Rahmat Muhajirin kepada masyarakat sekitar. Kegiatan rutin tahunan ini menjadi bentuk kepedulian Hj. Mimik Idayana dan Partai Gerindra kepada masyarakat sekitar.
“Qurban Mendidik Hati untuk Peduli dan Berbagi” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Pesan ini sejalan dengan semangat yang diusung H. Rahmat MuhajirinL Wasekjen DPP Partai Gerindra, dan Hj. Mimik Idayana sendiri, Rabu (27/5/2026).
Menurut Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha memiliki hikmah yang sangat besar, baik dalam hubungan manusia dengan Allah maupun hubungan antar sesama manusia.
“Kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan bentuk penghambaan, keikhlasan, kepedulian sosial, serta rasa syukur kepada Allah SWT,” ucapnya.
Menurut Hj. Mimik, jika nilai-nilai kurban benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka akan lahir masyarakat yang lebih beriman, peduli, dan harmonis.
“Harapan kami, pembagian daging kurban ini tidak hanya memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di Kecamatan Candi,” imbuhnya.
Sementara H. Rahmat Muhajirin menambahkan, Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen agung dalam ajaran Islam yang sarat dengan nilai keimanan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.
“Di hari yang mulia ini, umat Islam melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, meneladani kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihimassalam. Peristiwa tersebut bukan hanya sejarah spiritual, melainkan pelajaran abadi tentang ketulusan iman dan kepatuhan terhadap perintah Tuhan. Di balik pelaksanaan kurban, terdapat banyak hikmah yang sangat relevan bagi kehidupan manusia,” jelasnya. (isa/ted)






