Surabaya (beritajatim.com) – Ketika sudah memutuskan untuk berumahtangga, biasanya akan ada banyak hal yang meicu timbulnya perdebatan. Jika tidak segera diselesaikan mungkin hal ini akan terus berlanjut dan dapat berdampak vatal.
Menyatukan dua pemikiran dari dua kepala yang berbeda tentu tidaklah mudah. Namun, setidaknya meminimalisir segala kemungkinan buruk itu perlu. Berikut beberapa hal yang perlu dihindari agar rumah tangga lebih harmonis.
Pertama, hindari tinggal bersama mertua ataupun orang tua. Jika sudah berumah tangga, alangkah baiknya tinggal terpisah. Meskipun hanya kos atau kontrak, itu mungkin lebih baik. Karena keterlibatan orang tua kerap menjadi pemicu retaknya rumah tangga anaknya.
Kedua, hindari menceritakan keburukkan pasangan pada orang tua. Sebisa mungkin hindari hal ini, karena mungkin saja besok atau lusa keburukkan itu akan terasa biasa saja dan dapat dimaklumi oleh diri sendiri, namun jika sudah menceritakannya kepada orang tua, tentu hal ini akan sulit dilupakan hingga bisa jadi berbuntut panjang.
Ketiga, tidak ada waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Sebisa mungkin luangkan waktu untuk duduk bercengkrama dengan pasangan dan anak. Dimulai dari hal-hal sederhana hingga berlibur bersama di suatu kesempatan, tentu dapat membangun hubungan yang lebih intim dan harmonis bersama keluarga.
Keempat, hindari membanding-bandingkan pasangan. Pada dasarnya tidak ada yang suka untuk dibanding-bandingkan dengan orang lain, begitu juga pasangan. Apalagi jika dibandingkan dengan mantan kekasih. Tentu itu akan dapat membuat pasangan kecewa dan overthingking setiap saat.
Kelima, kerap marah pada hal-hal sepele. Mungkin jika sekali dua kali hal itu masih dibatas wajar, namun jika sudah menjadi makanan sehari-hari, hal itu tentu akan membuat pasangan merasa terganggu dan lelah untuk terus menerus mencoba memaklumi.
Pada dasarnya, setiap orang menginginkan bentuk apresiasi dari pasangannya. Jadi, yang perlu dilakukan adalah saling menjalin komunikasi baik dan tetap menjaga kepercayaan satu sama lain. Jika ada masalah coba selesaikan bersama, sebisa mungkin hindari pihak-pihak di luar rumah, termasuk sanak keluarga. Meminta saran mungkin perlu, namun tidak untuk ikut campur. [fyi/esd]






