Madiun (beritajatim.com) – Warga Dusun Pelempayung, Desa Gunungsari, Kecamatan/ Kabupaten Madiun geger dengan ditemukannya sesosok mayat di batu bantaran Kali Madiun masuk desa Krokeh masuh Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Madiun. Mayat pria tersebut ditemukan mengambang di sungai. Warga yang panik lantas melapor ke pihak kepolisian.
“Setelah kami cek, ternyata warga setempat. Yakni Sarimun usia 61. Meninggal dunia. Kuat dugaan karena terpeleset batu dan meninggal dunia,” terang AKP Samsul Hadi, Kapolsek Sawahan, Rabu (25/8/2021).

Jenazah tersebut dikonfirmasi olah pihak keluarga yang datang ke lokasi ditemukannya jenazah. Samsul menyebut setelah dilakukan evakuasi, pihaknya bersama dengan tim identifikasi jenazah dari Polres Madiun Kota tak ditemukan adanya kejanggalan di tubuh jenazah.
“Pihak keluarga lantas meminta untuk tak melakukan otopsi. Jenazah kami kembalikan ke kelaurga untuk segera dimakamkan,” terang Samsul.
[berita-terkait number=”4″ tag=”madiun”]
Dia membenarkan kalau Sarimun sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Tepatnya pada Selasa (24/8/2021). Korban tidak ada di rumah saat sang anak hendak mengantarkan makanan. Saat dicari tidak ketemu hingga akhirnya ditemukan tewas di Bantaran Kali Madiun.
“Menurut pihak keluarga, sebenarnya almarhum punya riwayat sakit stroke. Sudah tidak bisa berjalan dengan baik. Namun, almarhum menolak saat diajak tinggal bersama anaknya. Meski masih dalam satu desa,” terang Samsul. [fiq/but]






