Magetan (beritajatim.com) – Seorang lansia berusia 80 tahun bernama Sadirun, warga Desa Tamanan, Kecamatan Sukomoro, Magetan, ditemukan dalam kondisi lemas di dasar jurang sedalam 20 meter pada Selasa (3/12/2024) pukul 12.20 WIB. Sebelumnya, Sadirun yang mengalami pikun dilaporkan hilang selama 24 jam.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan segera dikerahkan untuk mengevakuasi Sadirun setelah perangkat desa meminta bantuan.
“Tim Reaksi Cepat melakukan evakuasi dan pertolongan terhadap Bapak S (80 tahun), yang ditemukan dalam kondisi hidup dan sadar setelah dilaporkan hilang,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi.
Proses Evakuasi
Lokasi penemuan Sadirun hanya berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya. Ia dilaporkan hilang sejak Senin (2/12/2024) siang usai meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarganya.
“Evakuasi dilakukan menggunakan tandu darurat dan melibatkan berbagai pihak terkait,” jelas Eka. Proses evakuasi selesai pada pukul 13.50 WIB. Sadirun langsung dibawa menggunakan Ambulans PSC Dinkes 119 ke RS Sayidiman Magetan untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Saat ini, kondisi korban dilaporkan stabil dan sadar.
Imbauan untuk Masyarakat
BPBD Magetan mengimbau masyarakat, khususnya yang memiliki anggota keluarga lansia dengan kondisi pikun, agar meningkatkan kewaspadaan. Berikut langkah-langkah yang disarankan:
1. Pastikan lansia selalu berada dalam pengawasan keluarga.
2. Hindari membiarkan mereka bepergian sendiri tanpa pendamping.
3. Pertimbangkan memberikan identitas berupa gelang atau kartu yang mencantumkan informasi kontak keluarga.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk mencegah risiko tersesat atau hilang, sehingga insiden serupa dapat dihindari. [fiq/ian]






