Surabaya (beritajatim.com) – Hermawan Kartajaya, Motivator sekaligus Founder MarkPlus, Inc ini membuat kejutan di hari ulang tahunya ke 75 tahun, dimana ia membuat keputusan besar akan menyerahkan jasadnya sebagai kadaver ke Universiras Airlangga Surabaya jika telah tiada.
Senin (18/11/2022) bersama keluarganya, Hermawan Kartajaya melakukan penandatanganan nota kesepahaman wasiat kadaver Hermawan Kartajaya kepada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya.
Ditemui usai acara, Hermawan menjelaskan jika inilah yang ia maksud The Beginning of The End. Permulaan dari fase terakhir saya untuk menjadi manusia yang komplet. Saya Katolik, tapi saya juga pengagum Nabi Muhammad. Kalau dalam Islam ada ayat Rahmatan lil ‘Alamin yang berarti bisa menjadi rahmat untuk semesta alam.
Memutuskan untuk menjadi kadaver memang tidak mudah apalagi harus berembuk dengan kedua anaknya, ia tak mau memaksa kedua anaknya maka hal ini sudah ia bicarajan jauh hari.
“Saya sendiri seorang Katolik. Awalnya, anak-anakku, Michael Hermawan dan Stephanie Hermawan, nggak mau meneken. Bahkan keputusanku itu sempat dianggap guyonan. Butuh waktu lima tahun meyakinkan mereka,”ungkap Hermawan.
Lebih lanjut dikatakan warga Kapasan Surabaya ini menceritakan keputusan menjadi kadaver ini murni karena humanity, dan bisa menjadi inspirasi kepada yang lain. Karena sosoknya yang menjadi guru maka sampai akhir hayatnya ia ingin tetap menjadj guru dengan cara memberika tubuhnya kepada mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga.
“Keputusan menjadi kadaver ini murni karena humanity atau marketing ya ini memang 70 persen humanity dan 30 persen marketing. Tujuannya agar menginspirasi lebih banyak orang lagi. Karena saya kira, banyak yang akan berpikir kalau seorang HK saja mau menjadi kadaver, kenapa mereka tidak,” ungkapnya. (way/kun)






