Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah mobil Honda Brio RS nopol S 1183 RI terpelosok sungai di Jalan Wijaya Kusuma Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Evakuasi mobil warna biru tersebut membuat jalur di sekitar lokasi macet.
Ini lantaran banyaknya masyarakat yang melihat proses evakuasi yang dilakukan petugas. Ditambah, jalan tersebut merupakan jalur alternatif dua kecamatan, yakni Kecamatan Puri dan Kecamatan Sooko. Sudah begitu, di lokasi juga banyak terdapat penjual takjil maupun makanan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-mojokerto”]
Diduga mobil milik Suyanto tersebut terperosok ke sungai di sisi timur lantaran pemilik lupa menurunkan hand rem (rem tangan). Sementara lokasi parkir mobil tersebut memiliki kemiringan sehingga mobil melaju tanpa awak langsung masuk sungai.
“Sama pegawai saya, persnelingnya masuk. Begitu saya start langsung jalan pelan-pelan. Saya tidak bisa mengendalikan, tidak (bukan mobil dagangan) mobil pribadi milik anak saya. Saya di luar, saya jatuh, mobil jalan sendiri,” ungkapnya, Jumat (8/4/2022).
Pemilik showroom mobil tersebut hendak pulang, namun tiba-tiba mobil yang diparkir mengarah ke jalan tersebut melaju dengan sendirinya. Pemilik berusaha menahan mobil tersebut namun sia-sia, mobil langsung masuk ke sungai dengan posisi bagian depan di dalam sungai.
“Parkir di sini (menunjukkan lokasi). Tadi mau pulang, sudah mau tutup. Tiba-tiba mobilnya jalan sendiri langsung masuk sungai. Untung arus lalu-lintas pas sepi sehingga tidak ada yang tertabrak, saya berusaha menahan, tidak bisa. Luka di kaki dan tangan karena menahan,” tambahnya.
Petugas dari Polres Mojokerto yang datang langsung mengamankan lokasi. Petugas derek yang datang langsung berusaha mengevakuasi bangkai mobil dari dalam sungai dengan kedalaman sekitar 3 meter tersebut. Sekitar lokasi macet saat proses evakuasi berlangsung. [tin/suf]







