Pacitan (beritajatim.com) – Margono, warga Dusun Sedayu, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular king kobra di sela-sela tumpukan karung gabah miliknya pada Senin (10/3/2025).
Kejadian itu terjadi saat ia hendak menjemur hasil panennya tersebut. Sontak kejadian itu mengejutkan dirinya, sebab ular yang ditemukan itu, terkena mempunyai bisa yang sangat ganas, yang terkena bisa terancam kematian.
“Saat saya mau jemur gabah, di tumpukan karung itu ada ular,” ujar Margono.
Mengetahui keberadaan ular berbisa tersebut, Margono segera menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Pacitan untuk meminta bantuan evakuasi.
Tak lama berselang, lima personel dari bidang Damkar Satpol PP Pacitan tiba di lokasi, dengan membawa peralatan khusus. Petugas pun langsung mengamankan area yang diduga tempat ular king kobra itu bersembunyi.
Proses evakuasi ular king kobra itu, berlangsung sekitar 20 menit. Saat ditemukan, ular sepanjang tiga meter itu masih bersembunyi di antara tumpukan karung gabah. Dengan teknik penyelamatan yang hati-hati, petugas akhirnya berhasil mengamankan reptil berbahaya tersebut.
“Alhamdulillah, ular berhasil dievakuasi, dan dibawa ke Mako Damkar,” kata Kepala Bidang Damkar Satpol PP Pacitan, Sugito.
Ia mengimbau warga agar lebih waspada terhadap kemunculan ular berbisa, terutama saat musim panen.
“Jika menemukan ular berbahaya, jangan bertindak sendiri. Segera hubungi petugas agar penanganannya lebih aman,” pesannya.
Ular king kobra yang dievakuasi rencananya akan dilepasliarkan ke habitat yang lebih aman dan jauh dari pemukiman warga. [tri/aje]






