Surabaya (beritajatim.com) – Hubungan kerja sama antara Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan Pemerintah Kabupaten Sumenep semakin erat. Hal ini terlihat dari hasil pertemuan yang dilakukan di Bali beberapa waktu lalu, yang dihadiri oleh perwakilan HCML, SKK Migas, dan Pemkab Sumenep.
Dalam pertemuan tersebut, ketiga pihak membahas progres dan sinergi kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi di wilayah Sumenep. Salah satu fokus utama adalah pengembangan Lapangan MAC yang telah mulai berproduksi sejak September 2023.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang baik dengan Pemkab Sumenep. Hal ini sangat penting untuk mendukung keberlangsungan operasi kami di wilayah ini,” ujar Hamim Tohari, Manager Regional Office & Relations HCML.
Lapangan MAC yang terletak di Selat Madura saat ini telah menghasilkan gas hingga 13.5 MMSCFD dan ditargetkan akan mencapai produksi maksimum hingga 50 MMSCFD. Produksi gas dari Lapangan MAC ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan energi di Jawa Timur, terutama untuk sektor ketenagalistrikan dan industri pupuk.
Selain Lapangan MAC, HCML juga mengoperasikan proyek-proyek lainnya di wilayah Sumenep, seperti Proyek BD, MBH, dan MDA, yang secara keseluruhan memiliki kapasitas produksi puncak harian sekitar 280 MMcfd.
HCML berkomitmen untuk menjadi mitra yang baik bagi masyarakat Sumenep. Hal ini tercermin dari berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan, seperti program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan kesehatan.
“Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sumenep,” tambah Hamim.
Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut baik kerja sama dengan HCML. Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyatakan bahwa kehadiran HCML di wilayahnya memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sumenep,” ujar Bupati Sumenep. [rea/ian]






