Banyuwangi (beritajatim.com) – Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke 250 tahun menjadi momen yang indah. Bersamaan dengan itu ada sebuah kegiatan yang mampu meringankan beban warga saat pendemi Covid 19. Salah satunya pembagian sebanyak 25 ribu nasi bungkus.
Pendistribusian itu tidak hanya ke warga, tetapi juga diserahkan pada warung-warung rakyat yang menjual nasi bungkus. Seperti yang terlihat di warung nasi Perliman Banyuwangi, milik Bayu Kurniawan.
Warga yang membeli di warung tersebut gratis nasi bungkus buatan warung tersebut. Tidak hanya nasi bungkus, di warung tersebut juga menggratiskan minuman. Per pax nasi bungkus dan minuman senilai Rp10.000. Warung tersebut menjual 100 pax nasi bungkus dan minuman.
“Alhamdulillah sangat membantu, covid ini kan pendapatan kita mulai berkurang tapi beberapa bulan terakhir sudah berjalan normal, terimakasih pemerintah sudah mengadakan program seperti ini. Saya juga mengucapkan selamat Hari Jadi Banyuwangi,” kata Bayu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-banyuwangi”]
Warga masyarakat tampak sumringah mendapatkan nasi bungkus sebagai sarapan pagi mereka. “Kebetulan saya belum sarapan keluar rumah. Alhamdulillah, saat mangkal diberi sarapan nasi. Selamat Harjaba,” kata Abdul Hadi (66), pengemudi becak yang biasa mangkal di Pasar Blambangan Banyuwangi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Mujiono menyebut, kegiatan ini adalah bentuk program Aparatus Sipil Negara (ASN) Berbagi. Aksi ini sekaligus juga untuk memberdayakan warung-warung rakyat, yang selama pandemi ikut terimbas.
“Selain berbagi, program ini juga untuk memberdayakan warung-warung rakyat yang ada. Ada yang satu warung 100 nasi bungkus, ada yang 300 nasi bungkus, dan lainnya. Sesuai jumlah yang mereka jual tiap harinya,” jelas Mujiono.
Selain berbagi, Pemkab Banyuwangi mulai hari ini menggelar khataman Al-Qur’an sebanyak 25 ribu kali yang digelar di tiap kantor OPD Pemkab Banyuwangi. “Seluruh kantor di pemerintahan juga digelar khataman Quran sebanyak 25 ribu kali. Semoga Banyuwangi selalu aman, terhindar dari bencana, dan rakyatnya sejahtera,” tambah Mujiono. (rin/kun)






