Surabaya (beritajatim.com) – Pada perayaan puncak hari Pramuka ke 64, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan paket baksos ke 300 nelayan yang sedang melaut di perairan selat Madura, Kamis (14/8/2025). Pemberian paket sembako itu dilakukan Khofifah usai menjadi pembina Apel Hari Pramuka ke 64 yang berlangsung di Dermaga Ujung Koarmada II, Tanjung Perak, Surabaya.
Dengan menaiki KRI Surabaya 591, Khofifah didampingi oleh Sekda Prov Jatim Adhi Karyono, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Ketua Kwarda Jatim Arum Sabil dan pejabat lainnya memberikan paket sembako beserta bendera merah putih kepada para nelayan.
“Benderanya nanti dipasang ya pak. Bisa dipasang di kapal,” kata Khofifah kepada para nelayan.

Khofifah juga menyempatkan berdialog dengan para nelayan. Para nelayan mengeluh kepada Khofifah jika pendapatan mereka dari melaut menurun akibat cuaca.
“Semoga bantuan bisa membantu njenengan sekalian nggeh,” tutur Khofifah.
Sementara itu, salah satu nelayan yang menerima bantuan sosial dari Khofifah, Edi Santoso mengatakan bahwa para nelayan dalam 3 hari terakhir tidak dapat melaut akibat cuaca dan angin yang buruk. Sehingga, ia bersyukur dengan pembagian sembako yang dilakukan Khofifah.
“Alhamdulillah kami bersyukur sekali bisa mendapatkan bantuan dari Bu Khofifah. Ini tentunya membantu karena 3 hari belakangan para nelayan tidak bisa melaut karena cuaca,” jelas Edi.

Selain berinteraksi dengan para nelayan, Khofifah juga menyempatkan diri untuk menyapa para anggota Pramuka yang turut naik ke kapal KRI Surabaya 591. Ia menyempatkan untuk berfoto bersama sebelum akhirnya pergi meninggalkan kapal.
Diketahui, selain membagikan bantuan paket sembako kepada para nelayan, Khofifah juga meresmikan candi Ujung Galuh yang berada tepat di depan gerbang masuk Koarmada II, Surabaya. Setelah melakukan peresmian, Khofifah didapuk menjadi pembina Apel Hari Pramuka ke 64.
Dalam acara tersebut, Khofifah tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya melihat para 1.200 muda-mudi anggota Pramuka yang hadir di lokasi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan peranan penting gerakan kepanduan untuk berkontribusi kepada bangda dan negara.
“Gerakan kepanduan sudah sejak lama ada. Gerakan inilah yang selama ini menyelamatkan anak muda kita. Pramuka merupakan jangkar rasa nasionalis untuk terus berpegang teguh pada ideologi Pancasila,” jelas Khofifah. [ang/beq]






