Mojokerto (beritajatim.com) – Menginjak hari keenam, pencarian korban hilang di Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Raffi Dimas Baddar (20) masih nihil. Meski Tim SAR Gabungan menambah personel dan dan radius pencarian diperluas.
Komandan Tim Basarnas Surabaya Octavino mengatakan, keberadaan mahasiswa semester 3 Fakultas Teknik Universitas Wijaya Putra Surabaya tersebut masih misteri. Sebab, hingga hari keenam pencarian jejak keberadaan korban masih belum terlacak petugas.
“Hari ini masih nihil. Belum ada pertanda pasti keberadaan korban. Hari keenam ini tadi, jumlah personel gabungan pun ditambah guna memaksimalkan operasi SAR menjelang hari terakhir ketujuh pencarian. Dari 70 personel menjadi 85 personel,” ungkapnya, Jumat (16/8/2022).
Sebelumnya, pencarian korban melibatkan sekitar 70 personel gabungan, namun kini sekitar 85 personel diterjunkan. Baik dari Basarnas Surabaya, BKPH Pacet, TNI, Polri, Pengelola Wisata Bukit Krapyak, Polhut Tahura, Relawan Welirang Community Resque, RPAI, LPBI NU, LMDH Pesona Alam Lestari, hingga masyarakat sekitar.
“Ada lima tim. SRU 1-4 menyisir dari Pusung Bogor. SRU 5 menyisir dari Pos 1 Gunung Pundak ke Putuk Puyang. Nantinya, setelah penyisiran, seluruh SRU itu berkumpul di Putuk Puyang. Radius pencarian juga diperluas, dari sebelumnya sekitar 2 KM kini menjadi sekitar 4 KM,” katanya.
Yakni dari Posko Air Terjun Grenjengan dan Pusung Bogor ke Putuk Puyang radiusnya sekitar empat kilometer. Radius diperluas untuk memaksimalkan pencarian hari keenam. Namun keberadaan mahasiswa asal asal Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan belum juga membuahkan hasil.
[berita-terkait number=”Mojokerto” tag=””]
Sebelumnya, seorang pendaki bernama Raffi Dimas Baddar (20) dikabarkan hilang saat camping di Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Korban terakhir terlihat pada, Minggu (11/9/2022) sekira pukul 05.00 WIB.
Mahasiswa asal Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan ini bersama 11 orang temannya dari Pasuruan datang ke wisata Bukit Krapyak. Rombongan datang pada, Sabtu (10/9/2022) sekira pukul 18.30 WIB.
Rombongan camping dengan mendirikan tenda di kawasan hutan petak 24C lokasi Wisata Bukit Krapyak, kelas hutan pinus masuk wilayah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Claket, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pacet, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan. [tin/beq]







