Surabaya (beritajatim.com) – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2023 disambut suka cita oleh 72 anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Jawa Timur. Mereka mendapatkan remisi khusus, dengan enam di antaranya langsung bebas pada Minggu (23/7/2023) kemarin.
Kakanwil Kemenkum HAM Jawa Timur Imam Jauhari mengungkapkan, jumlah ABH itu tersebar di 11 Satuan Kerja Pemasyarakatan Jawa Timur. Paling banyak berasal dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar.
“Di LPKA Blitar ada 51 anak yang dapat remisi, tiga di antaranya langsung bisa pulang ke rumah,” ujar Imam, melalui keterangan tertulis diterima beritajatim, Senin (24/7/2023).
Pria kelahiran Pamekasan itu menjelaskan pemberian remisi ini sesuai Kepmenkum HAM Nomor PAS-1217.PK.05.04 tentang Pemberian Remisi Hari Anak Nasional (RAN) Tahun 2023. Besaran remisi yang diberikan bervariasi. Paling singkat satu bulan dan paling lama tiga bulan.
“Pemberiannya disesuaikan dengan masa menjalani pembinaan,” tuturnya.
Imam menjelaskan, pemberian remisi kepada anak merupakan perwujudan dari pemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia. Sebagai salah satu sarana hukum yang penting dalam rangka mewujudkan tujuan Sistem Pemasyarakatan.
“Remisi Hari Anak (RAN) diberikan kepada anak atas dasar pertimbangan kemanusiaan dan masa depan anak,” tegasnya.
Meski begitu, setiap anak harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Salah satunya adalah berkelakuan baik.
“Sesuai SOP, tetap ada sidang Tim Penilai Pemasyarakatan (TPP) yang memberikan rekomendasi pemberian remisi,” terang Imam.
Dia berharap pemberian remisi ini bisa menjadi motivasi bagi anak agar lebih baik di kemudian hari. Mengingat, semangat sistem peradilan pidana anak adalah terciptanya keadilan restoratif.
Yaitu berfokus mencarikan solusi pemulihan yang adil bagi semua pihak yang terlibat. Baik korban, pelaku maupun masyarakat.
“Untuk anak ini kan kita desain agar tidak merasa terpenjara, jadi selama di LPKA, mereka juga ada belajar di kelas seperti sekolah biasa, remisi ini jadi reward bagi mereka yang selama ini mengikuti pembinaan dengan baik,” tutup Imam. [uci/beq]






