Magetan (beritajatim.com) – Harga telur dan daging ayam di Pasar Sayur Magetan terus mengalami kenaikan. Saat ini harga telur mencapai Rp32.000 per kilogram, untuk daging ayam mencapai Rp35.000 per kilogram.
Padahal sebelumnya, masing-masing sekitar Rp28.000 hingga Rp29.000 per kilogram dan Rp32.000 hingga Rp33.000 per kilogram.
Warsini, salah seorang pedagang di Pasar Sayur Magetan mengatakan jika kenaikan sudah terjadi sejak 10 hari terakhir. Menurut dia, kenaikan karena minimnya pasokan daging ayam lokal sehingga harus memasok dari luar daerah. Itulah salah satu penyumbang kenaikan harga. Begitu pula dengan harga telur.
Aktivitas jual beli daging ayam di Pasar Sayur Magetan”Pasokan daging lokal Magetan kan banyak menipis. Akhirnya beli dari pabrik gitu, dan adanya di luar daerah. Jadi harganya jadi agak mahal. Telur juga gitu. Biasanya dapat lima kotak kini cuma dapat 2 kotak saja,” kata Warsini, Minggu (21/05/2023).
https://beritajatim.com/hukum-kriminal/ini-identitas-mr-x-yang-meninggal-di-gubuk-pompa-air-magetan/
Selain itu, banyak sekali orang yang menggelar hajatan turut berimbas pada kenaikan harga telur dan dan daging ayam. Jika tak ada yang ramai menggelar hajatan, dia yakin dagangannya pasti sangat sepi pembeli. Saat ini saja, dirinya sudah merasakan dampaknya.
“Dua hari terakhir tuh sepi sekali. Pembeli berkurang karena harganya mahal ya, jadi memang berimbas ke pedagang,” lanjut Warsini.
[berita-terkait number=”2″ tag=”daging-ayam”]
Pembeli pun juga mengeluhkan tingginya harga ayam dan telur. Seperti yang dirasakan oleh Agus Sunarto, dia mengeluh harga naik meski dia membeli telur dan ayam untuk keperluan konsumsi sehari-hari.
“Ya kami keberatan ya. Apa-apa naik harganya. Ya kami mengharap harga bisa turun, stabil. Supaya tiap hari bisa mengonsumsi makanan yang ada gizinya gitu,” katanya. (fiq/ted)







