Madiun (beritajatim.com) – Sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Komoditas yang mengalami kenaikan paling mencolok adalah bawang putih, disusul beras medium dan premium.
Pantauan di Pasar Besar Kota Madiun, Senin (8/6/2026), harga bawang putih melonjak dari Rp24 ribu menjadi Rp34 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut mulai dirasakan pedagang sejak sekitar empat hari terakhir.
Pedagang Pasar Besar Kota Madiun, Endah Kriswanti, mengatakan lonjakan harga bawang putih terjadi cukup cepat karena komoditas tersebut masih bergantung pada pasokan impor.
“Dalam beberapa hari terakhir harga terus bergerak naik. Bahkan kadang dalam sehari bisa berubah lebih dari satu kali,” ujarnya.
Menurut Endah, kondisi global turut memengaruhi harga bawang putih di tingkat pasar. Ketergantungan terhadap pasokan impor membuat harga komoditas tersebut rentan terhadap berbagai gejolak internasional.
“Karena bawang putih masih banyak bergantung dari luar negeri, situasi global tentu berpengaruh terhadap harga yang sampai ke pedagang,” katanya.
Kenaikan harga itu mulai berdampak pada pola belanja masyarakat. Konsumen yang biasanya membeli dalam jumlah lebih besar kini memilih mengurangi pembelian untuk menyesuaikan anggaran rumah tangga.
“Kalau biasanya membeli setengah kilogram, sekarang banyak yang hanya membeli seperempat kilogram,” ungkapnya.
Selain bawang putih, harga beras juga mengalami kenaikan meski tidak sebesar komoditas tersebut. Beras medium naik dari Rp14 ribu menjadi Rp14.500 per kilogram, sementara beras premium meningkat dari Rp16.500 menjadi Rp17 ribu per kilogram.
Endah menjelaskan kenaikan harga beras dipicu oleh naiknya harga gabah di tingkat petani. Namun, berbeda dengan bawang putih, harga beras diperkirakan kembali stabil ketika musim panen tiba. “Kalau beras biasanya sangat dipengaruhi musim. Saat panen raya datang, harga cenderung turun lagi,” jelasnya.
Di tengah kenaikan sejumlah kebutuhan pokok, ketersediaan beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng rakyat Minyakita di Pasar Besar Kota Madiun masih terjaga.
Minyakita saat ini dijual Rp15.700 per liter dengan pasokan rutin dari Perum Bulog setiap pekan. Sementara beras SPHP juga masih tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Stok masih aman. Kemarin sempat terlambat karena banyak hari libur sehingga distribusi kemasan sedikit terkendala, tetapi sekarang sudah kembali normal,” pungkas Endah. [rbr/suf]






