Tuban (beritajatim.com) – Persoalan kenaikan harga pada bahan pokok di pasar tradisional, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky sudah menggelar operasi pasar melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban.
Operasi pasar tersebut terus dilakukan agar tidak terjadi fluktuasi yaitu perubahan harga khusus yang disebabkan oleh mekanisme pasar yang perubahannya berupa kenaikan maupun penurunan nilai harga itu sendiri.
Lindra menyampaikan, terkait dengan harga pangan naik semua, Dinas Kopumdag sudah melakukan operasi pasar yang dikembangkan sesuai dengan komoditas yang sempat mengalami kenaikan harga.
“Setelah ada fluktuasi harga pangan dan sebagainya Kopumdag sudah melakukan operasi pasar,” tutur Lindra.
BACA JUGA:
BKPSDM Tuban Pelamar PPPK 2023 Lebih Teliti Administrasi
Selain beras, menurut Bupati Tuban, cabe dan minyak goreng juga mengalami kenaikan yang jika dilihat grafiknya juga naik turun.
“Sekarang kita sudah masuk di produk UMKM, kita ambil barangnya untuk dilakukan operasi pasar, jadi kita punya stand di setiap pasar-pasar,” kata Bupati Tuban.
BACA JUGA:
Pemkab Tuban Buka Lowongan Calon PPPK Tahun 2023, Ada 1.241 Formasi
Ia menjelaskan, setelah melihat grafiknya, Bupati Tuban sudah melakukan penekanan-penekanan, sehingga hari ini intervensi dari harganya cukup jauh.
“Contoh beras yang di pasaran kemarin itu kan di harga Rp12 ribu lebih Kalau enggak salah ya, jadi kita menjualnya harga Rp10.900 dan itu berhasil kita menekan kenaikan harga itu,” sambungnya. [ayu/beq]
![Harga Bahan Pokok Naik, Bupati Tuban Menggelar Operasi Pasar Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230516-WA0023.jpg)





